‎Rebo Legen Gaul, Babahe Luncurkan Buku Sego Rames

babahe

SEMARANG – Seniman teater Widyo ‘Babahe’ Leksono meluncurkan buku berbahasa Jawa ‘Sego Rames Joyo Semangat’ di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Jalan Sriwijawa mala, Selasa (10/2) malam. Kegiatan yang dikemas dalam Rebo Legen Gaul itu sekaligus memperingati hari bahasa ibu internasional yang jatuh 21 Februari.

Jika menghitung jumlah, tidak banyak yang menghadiri ‎acara yang dimulai pukul 20.00 itu. Babahe memang tidak membuat publikasi jor-joran. Perihal acaranya hanya ia informasikan melalui gethok tular dan pesan singkat pada orang terdekat.

Dari puluhan yang hadir nampak beberapa seniman dan budayawan‎, pekerja teater kampus, dan mahasiswa Bahasa Jawa.

Sedikitnya hadirin tidak mengurangi gayengnya Rebo Legen. Satu persatu tampil ke panggung di Joglo TBRS yang dipecah jadi dua bagian itu. Ada yang membaca geguritan, cerita lucu, atau nembang Jawa. Sebagian mengambil materi dari buku Sego Rames Babahe.

Babahe mengatakan, buku yang diterbitkan kali ini diberi judul Sego Rames Joyo Semangat lantaran isinya bermacam-macam. Buku yang diterbitkan kali ini merupakan karyanya yang ke 25. Babahe ingin memantik masyarakat khususnya guru bahasa Jawa dan sastrawan untuk terus menggenjot karyanya.

“Dalam satu buku ada 25 geguritan, tiga cerita cekak (cerpen), tiga cerita misteri, tiga cerita rakyat, dan selebihnya sejarah Tiap kolom ada istilahnya sendiri-sendiri. Buku ini terinspirasi dari majalah Joyoboyo dan Panyebar Semangat,” ungkap Babahe yang juga aktif mendongeng itu.‎(byo)

You might also like

Comments are closed.