12 Pelaku Sweeping Social Kitchen Jalani Sidang Perdana, Termasuk Pentolan LUIS

METROSEMARANG.COM – Sebanyak 12 pelaku perusakan Cafe Social Kitchen di Kelurahan Sumber Kota Solo, menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Selasa (21/3). Lantaran banyaknya terdakwa yang disidangkan, maka Ketua Majelis Hakim PN Semarang Pudji Widodo menggelar tiga kali sidang kasus sweeping Cafe Social Kitchen tiga kali di hari yang sama.

Terdakwa perusakan Cafe Social Kitchen menjalani sidang perdana di PN Semarang, Selasa (21/3). Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

Sidang pertama menghadirkan dua terdakwa Sri Asmoro Eko Nugroho dan Kombang Saputra. “Kedua terdakwa menjalani sidang perdana secara terpisah dengan rekan-rekannya,” ungkap Pudji.

Dua terdakwa itu, lanjut Pudji didakwa ikut sweeping dan dengan sengaja melakukan perusakan di dalam kafe. “Terdakwa memecah gelas sampai melukai korbannya. Korban yang mengenali terdakwa lalu melapor kepada polisi setelah mendapati kejadian itu,” katanya lagi.

Pudji bilang sejumlah saksi sudah dimintai keterangan ihwal aksi anarkistis tersebut. Tindakan yang dilakukan terdakwa juga mengakibatkan kerusakan barang lainnya berupa satu set pohon Natal, satu set kursi besi, meja kayu serta perabotan lainnya.

Pudji mempersilakan terdakwa untuk mengajukan nota keberatan (eksepsi) pada pekan depan. “Jadi Rabu 29 Maret depan terdakwa bisa melakukan eksepsi,” terangnya.

Pada sidang tahap kedua, 10 terdakwa langsung dihadirkan sekaligus oleh majelis hakim. Kesepuluh orang itu antara lain, Edi Lukito, Joko Sutarto, Endro Sudarsono, Yusuf Suparno, Suparwoto, Margiyanto, Yudi Wibowo, Ranu Muda Adi Nugroho, Mujiono Laksito dan Mulyadi. Menariknya, dari kesepuluh terdakwa juga terselip nama pentolan Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS), Endro Sudarasono.

Tokoh ormas radikal itu dikawal polisi bersenjata lengkap saat masuk ruang sidang. Endro yang memakai kopyah putih duduk di kursi pesakitan paling pojok sendiri.

Ranu Muda Adi Nugroho seorang anggota laskar yang bertugas meliput sweeping Social Kitchen juga hadir. “Ranu Muda Adi Nugroho,” panggil majelis hakim yang disambut anggukan kepala dari yang bersangkutan.

Hingga berita ini diturunkan, proses sidang kasus sweeping dan perusakan Cafe Social Kitchen masih berlangsung di PN Semarang. Majelis hakim masih membacakan dakwaan-dakwaan yang menjerat mereka. (far)