Home > METRO BERITA > Setelah 16 Tahun, Warga RW 03 Karangroto Kini Kebanjiran

Setelah 16 Tahun, Warga RW 03 Karangroto Kini Kebanjiran

METROSEMARANG.COM – Hujan deras yang mengguyur sejumlah daerah di Kota Semarang pada Senin (26/11) malam mengakibatkan munculnya sejumlah titik genangan baru. Salah satunya genangan banjir di RW 3 Kelurahan Karangroto, Kecamatan Genuk.

Ilustrasi
Foto: metrosemarang.com/dok

Warga sekitar melaporkan hujan deras tadi malam terjadi hampir 3 jam. Menyebabkan genangan banjir yang hingga Selasa (27/12) pagi belum juga surut. Banjir ini pertama kali terjadi di wilayah ini sejak belasan tahun.

”Kira-kira hujan deras 3 jam. Banjirnya sampai pukul 08.00 belum juga surut. Selama 16 tahun bertempat di sini, baru kali ini jalan raya yang sebelumnya tidak pernah banjir menjadi terendam air setinggi kurang lebih 50 centimeter,” kata Ali Subhan, warga RW 03 Karangroto.

Ia mengkhawatirkan kondisi sekarang ini yang tergenang banjir bertambah parah. Terutama kalau tanggul saluran-saluran yang di sekitarnya sampai jebol, maka bisa terjadi banjir bandang.

Harapannya, pemerintah kota dapat segera memperbaiki saluran-saluran yang tersumbat. ”Kami berharap pemkot bisa memperbaiki saluran-saluran agar airnya bisa lancar,” ujarnya.

Pelaksana tugas (Plt) Dinas PSDA-ESDM Kota Semarang, Iswar Aminudin mengatakan, permasalahan banjir di Karangroto butuh waktu untuk menyelesaikannya. Sebab pemkot sudah ada prioritas yang harus ditangani.

”Memang untuk permasalahan Karangroto belum bisa diselesaikan secepatnya. Karena prioritas program pemerintah saat ini untuk normalisasi Sungai Sringin, Tenggang, dan BKT (Banjir Kanal Timur) yang harus dapat segera diselesaikan,” jelasnya.

Namun jika normalisasi BKT dapat dilaksanakan, otomatis pompa air di Sungai Babon bisa dibuka dan dialirkan ke BKT. Sehingga tidak meluap ke jalan di daerah sekitarnya termasuk di Karangroto. (duh)