20 Tahun Beroperasi, KA Argo Muria Tetap Diminati Penumpang



METROSEMARANG.COM – Jarum jam sudah menunjukan pukul 15.00 WIB lebih saat Ambar Sihwardani bergegas masuk ke gerbong Kereta Api (KA) Argo Muria, di Stasiun Semarang Tawang, pada Jumat (22/12).

Petugas KAI merayakan 20 tahun beroperasinya KA Argo Muria yang bertepatan dengan perayaan Hari Ibu yang jatuh pada hari yang sama. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto
Tak butuh waktu lama bagi perempuan berusia 31 tahun ini untuk mendapatkan tempat duduk sesuai nomor tiketnya. Jumat sore menjadi momentum istimewa baginya lantaran pada saat bersamaan PT KAI Daop 4 Semarang tengah merayakan 20 tahun beroperasinya KA Argo Muria.

“Dari dulu saya suka naik kereta. Terutama KA Argo Muria ini, selain tempat duduknya yang nyaman, kebersihannya juga relatif terjaga. Saya cukup menikmati perjalanan menuju Jakarta jika naik kereta ini,” kata Ambar kepada metrosemarang.com.

Ia yang sedang mendapat tugas menghadiri acara di Indonesia Power Tambaklorok itu mengaku seakan diajak bernostalgia tatkala naik KA Argo Muria pada sore itu.

Sejak 1998 sampai sekarang, ia menganggap KA Argo Muria tetap memberikan fasilitas memadai bagi para penumpangnya.

“Harga tiketnya memang mahal sekitar Rp 450 ribu. Tetapi layanannya sangat prima, makanya saya pilih naik kereta ketimbang pesawat,” bebernya.

Sementara itu, Kepala PT KAI Daop 4 Semarang, Wiwik Widayanti mengatakan sengaja merayakan 20 tahun beroperasinya KA Argo Muria lantaran kereta tersebut cukup diminati para penumpang baik dari arah Stasiun Gambir Jakarta maupun Stasiun Semarang Tawang.

Dimulai sejak 1997 silam, selain mengoperasikan Argo Anggrek, Argo Lawu untuk relasi Solo, Argo Gede untuk relasi Jakarta, di Semarang petugasnya juga menjalankan KA Argo Muria.

“Dalam perjalanannya, animo masyarakat yang sangat tinggi akhirnya kami memutuskan menambah satu rangkaian lagi bernama Argo Sindoro,” tutur Wiwik.

Ia mengatakan sampai saat ini pertumbuhan penumpang KA Argo Muria cukup bagus untuk ukuran kelas eksekutif. Rata-rata saban tahun okupansinya mencapai 88 persen. “Paling banyak penumpangnya saat weekend. Pasti full ada 400 orang sesuai tempat duduk,” akunya.

Tingginya minat masyarakat naik KA Argo Muria tak lepas dari upaya petugasnya yang juga menjual tiket untuk jarak menengah. Tak ayal, para penumpang di Pekalongan, Brebes, Tegal pun bisa merasakan naik kereta tersebut dari arah Jakarta maupun Semarang.

“Ini adalah rangkaian baru. Semuanya sudah diremajakan. Tinggal Argo Sindoro yang akan diganti rangkaiannya pada tahun depan,” jelasnya. (far)

Foto: Petugas KAI merayakan 20 tahun beroperasinya KA Argo Muria yang bertepatan dengan perayaan Hari Ibu yang jatuh pada hari yang sama. (far)

You might also like

Comments are closed.