Home > METRO BERITA > 20 Tower Seluler Ilegal di Semarang Bakal Dibongkar

20 Tower Seluler Ilegal di Semarang Bakal Dibongkar

Petugas Satpol PP Kota Semarang membongkar salah satu tower ilegal (foto: Metro Semarang/Ilyas Aditya)
Petugas Satpol PP Kota Semarang membongkar salah satu tower ilegal (foto: Metro Semarang/Ilyas Aditya)

SEMARANG – Sebanyak 20 tower seluler tanpa izin yang tersebar di wilayah kota Semarang bakal dibongkar Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang.

Menurut kepala Bidang Tribun dan Tranmas Satpol PP Kota Semarang, Kusnandir, tower ilegal sebanyak itu nantinya akan dibongkar sesuai aturan dalam Perda 5 Tahun 2009 tentang Bangunan di Semarang. Sementara ini, salah satu tower seluler yang dibongkar adalah milik sebuah klinik medis di Jalan Raden Patah Nomor 275 setinggi 20 meter. Selain itu menurutnya tak sedikit juga pembangunan menara seluler ilegal itu sengaja disamarkan dengan tandon air untuk mengelabuhi warga setempat.

“Tower di situ akan dibongkar selama 4 hari ke depan,” kata Kusnandir, di sela-sela pembongkaran, Senin (27/10) siang.

Kusnandir memastikan, pembangunan tower seluler ini dikerjakan secara ilegal. Makanya, sesuai Perda 5 Tahun 2009 tentang Bangunan di Semarang, ditambah keluhan warga yang menolak bangunan itu, maka petugas Satpol PP membongkarnya.

“Apalagi, proyek ini tidak disosialisasikan. Tower di Jalan Raden Patah tersebut dibangun di atas lantai 3 yang membahayakan bangunan lainnya. Dinding-dindingnya sudah retak dan rawan ambruk,” imbuhnya.

Menurut Kusnandir, tower tersebut sebelumnya sempat dibongkar. Namun akhirnya dibangun lagi dengan menyamarkan bangunannya menjadi tandon air. “Hari ini merupakan batas akhir peringatan bagi pemiliknya. Towernya dibangun sejak Agustus-September kemarin,” tegas Kusnandir. Berdasarkan Perda, pemilik tower akan dikenai denda sebesar Rp. 50 juta atau ancaman kurungan 6 bulan. (Yas)