3 Ton Mi Berformalin Ditimbun di TPA Jatibarang

Pemusnahan barang bukti kejahatan hasi ungkap kasus Polda Jateng di TPA Jatibarang, Kamis (12/2). Foto Metrosemarang/Ilyas Aditya
Pemusnahan barang bukti kejahatan hasi ungkap kasus Polda Jateng di TPA Jatibarang, Kamis (12/2). Foto Metrosemarang/Ilyas Aditya

SEMARANG – Petugas Ditreskrimsus Polda Jateng memusnahkan barang bukti kejahatan berupa minuman keras oplosan dan mi berformalin seberat 3 ton. Pemusnahan tersebut dilakukan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang, Semarang, Kamis (12/2) siang tadi.

Pemusnahan tersebut  dilakukan karena sifat kedua barang bukti yang  mudah membusuk, membahayakan dan korosif, ataupun butuh biaya tinggi dalam perawatan selama masa pemberkasan. Barang-barang tersebut merupakan hasil ungkap kasus dalam beberapa bulan terakhir.

“Makanya, sebagian besar atau 90 persen barang bukti ini kita musnahkan, sementara sisanya yakni 10 persen kita lakukan penyisihan untuk barang bukti di pengadilan,” ucap Kasubdit Tindak Kriminal Khusus Polda Jateng, AKBP Juli Agung Pramono di lokasi pemusnahan.

Polisi juga menghadirkan tiga tersangka pemilik barang tersebut untuk menyaksikan pemusnahan barang bukti. Tiga pelaku terdiri dari, pemilik dua pabrik mi formalin di daerah Magelang, yakni M-S (45) dan M-A-R (41) dan juga pelaku pembuat miras palsu, T-W (48).

“Untuk kasus mi formalin barang bukti yang kita sisihkan yakni formalin yang telah bermutasi atau berubah bentuk menjadi serbuk mirip garam. Biasanya bentuknya cair, mungkin ini buat mengelabuhi petugas,” imbuh dia.

Sementara, untuk teknik pemusnahan barang bukti tersebut dilakukan dengan cara menimbun barang tersebut di dalam tanah, setelah terlebih dahulu dihancurkan dengan mengunakan alat berat. (yas)

activate javascript

You might also like

Comments are closed.