Home > METRO BERITA > 5 Pejabat Pemkab Karanganyar Jadi Saksi dalam Persidangan Rina Iriani

5 Pejabat Pemkab Karanganyar Jadi Saksi dalam Persidangan Rina Iriani

ilustrasi
ilustrasi

SEMARANG – Sidang lanjutan dugaan kasus penyelewengan perumahan subsidi Griya Lawu Asri (GLA) senilai Rp11,8 miliar yang melibatkan mantan Bupati Karanganyar Rina Iriani SR kembali bergulir. Kali ini lima pejabat tinggi Pemerintah Kabupaten Karanganyar tak luput dihadirkan menjadi saksi dalam persidangan yang digelar Selasa (16/9) di pengadilan Tipikor Semarang tersebut.

Para saksi ini akan memberikan keterangan baik secara tertulis maupun lisan kepada majelis hakim. “Kami ingin menanyakan surat tertanggal 22 Mei 2007, yakni perihal administrasi proses penandatanganan proposal yang diajukan LKM untuk program perumahan subdisi GLA,” ujar majelis Hakim kepada saksi.

Adapun lima saksi yang dihadirkan dalam sidang tersebut, antara lain bekas Sekretaris Daerah Astono, eks Kepala Tata Usaha Sekda Patmi, TU Bupati Nur Aini, TU Bagian Umum Widhi, dan Sunarwa. Namun, saat memintai keterangan dari beberapa saksi yang  menjabat di lingkungan Pemkab setempat justru bertele-tele dan tidak memahami alur administrasi yang ditandatangani oleh bupati.”Saya tidak sepenuhnya tahu surat-surat yang telah ditandatangani Bupati waktu itu. Dan tidak pernah membaca isi surat, tapi pernah melihat surat yang dimaksudkan penuntut umum,” ujar Patmi, mantan pensiunan TU Sekda.

Di sisi lain, OC Kaligis, selaku kuasa hukum terdakwa meminta bukti surat asli yang disangkakan penuntut, perihal surat LKM yang dituduhan kepada terdakwa telah menandatangani. “Redaksi surat KSU itu dipalsukan tidak sesuai asli, bukan ditandatangani Bupati. Ada catatan surat yang dipalsukan atas rekomendasi usulan LKM dan lokasi perumahan swadya,” pungkasnya. (Yas)