Home > METRO BERITA > Antisipasi Kekeringan, BPBD Buka Posko Bantuan Air Bersih

Antisipasi Kekeringan, BPBD Buka Posko Bantuan Air Bersih

METROSEMARANG.COMĀ – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang membuka posko bantuan air bersih di kantornya selama musim kemarau. Berapapun permintaan air bersih dari masyarakat selalu siap dipenuhi.

Ilustrasi dropping air bersih. BPBD Kota Semarang membuka posko bantuan bersih selama kemarau. Foto: dok metrojateng.com

”Kami siap memenuhi permintaan masyarakat terhadap kebutuhan air bersih untuk dikonsumsi selama musim kemarau,” kata Kepala BPBD Kota Semarang, Agus Harmunanto, Kamis (7/9).

Berdasarkan pendataannya daerah rawan kekeringan air bersih di Kota Semarang meliputi Kecamatan Gunungpati, Banyumanik, dan Tembalang. Namun daerah yang sering mengajukan permintaan bantuan air bersih adalah warga Kelurahan Rowosari, Tembalang.

Kesulitan air bersih di Rowosari dipenuhi dengan droping air bersih dari PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum). BPBD membuatkan tandon airnya dengan kapasitas 2.000 liter, sehingga memudahkan warga untuk mengambil air bersih tersebut.

”Kami baru saja melengkapi bak tandon tersebut untuk warga Rowosari Tembalang, sehingga memudahkan warga mendapatkan air bersih,” ujarnya.

Persediaan air bersih untuk warga yang meminta bantuan disediakan oleh PDAM. Begitu ada permintaan ke BPBD pihaknya langsung berkoordinasi dengan PDAM untuk mengirimkan bantuan air bersih.

Ditambahkan, puncak musim kemarau tahun ini diprediksi akan berlangsung sampai antara akhir Oktober hingga awal November. Sehingga BPBD akan selalu siaga apabila ada permintaan bantuan air bersih dari masyarakat.

”Kami membuka posko bantuan air bersih dan bantuan musibah lainnya di kantor BPBD selama 24 jam. Sebab selama kemarau warga juga harus berhati-hati terhadap musibah kebakaran,” katanya. (duh)