Home > METRO BERITA > METRO JATENG > Pastikan Candi Borobudur Steril, Polda Jateng Siagakan Personel

Pastikan Candi Borobudur Steril, Polda Jateng Siagakan Personel

METROSEMARANG.COM – Polda Jateng menggelar apel pengamanan untuk memastikan Candi Borobudur steril dari aksi massa bela Rohingya. Apel digelar di Lapangan Drh Soepardi Sawitan Kota Mungkid Kabupaten Magelang, Kamis (7/9) yang melibatkan 28 satuan setingkat kompi (SSK) atau 2.800 personel serta dari Satpol PP dan BPBD, Damkar, dan Dinas Perhubungan.

Apel pengamanan Candi Borobudur di Sawitan Kabupaten Magelang, Kamis (7/9). Foto: metrojateng.com

Kapolda Jateng Irjen Condro Kirono meminta kepada pihak penyelenggara untuk membatalkan aksi di Borobudur, yang merupakan obyek vital. “Akhirnya aksi dipindah dan diganti dengan salat Jumat, salat gaib, doa bersama dan penggalangan dana,” kata Kapolda, didampingi Kapolres Magelang, AKBP Hindarso dan Bupati Zainal Arifin.

Ia pun mengimbau kepada seluruh Kapolres, Dandim dan juga Bupati/walikota di seluruh Jawa Tengah untuk melaksanakan doa bersama bagi muslim Rohingnya di masjid masing-masing. Sehingga, massa dari luar kota yang akan datang ke Magelang bisa ditekan. Apalagi daya tampung masjid An Nur di Sawitan hanya 1.500 jemaah, sehingga diharapkan yang tidak kebagian tempat bisa melaksanakan sholat Jumat di masjid mereka masing-masing.

Sementara itu, suasana di sekitar masjid An Nur Sawitan dan juga Candi Borobudur terlihat sudah dipenuhi dengan personel polisi yang melakukan pengamanan. Bahkan Water Canon, Baracuda dan mobil pencegah huru hara lain sudah di tempatkan di tempat-tempat yang strategis.

Dihubungi terpisah, Direktur Teknik dan Infrastruktur PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, Nina Hardiasiwi memastikan Candi Borobudur tetap dibuka seperti biasa, dan tidak ada pembatasan kunjungan wisatawan, baik perseorangan maupun rombongan.

Sebelumnya, kata Nina, memang ada rencana kunjungan wisatawan dibatasi dengan mempertimbangkan masalah keamanan, terkait akan ada aksi damai bela Rohingnya di Borobudur. “Namun sesuai perkembangana dan arahan dari pihak kepolisian, maka Candi Borobudur tetap dibuka seperti biasa,” kata Nina.

Ia juga memastikan, keamanan di candi Borobudur tetap terjaga karena aparat keamanan baik polisi, petugas keamanan intern, dibantu Satpol PP dan juga elemen masyarakat lain, akan berjaga semaksimal mungkin. (metrojateng.com/MJ-24)

Tinggalkan Balasan