Home > Berita Pilihan > Polda Jateng Gagalkan Ekspor Ilegal Merkuri Rp 20 Miliar

Polda Jateng Gagalkan Ekspor Ilegal Merkuri Rp 20 Miliar

METROSEMARANG.COM – Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Tengah berhasil gagalkan upaya ekspor merkuri sebanyak 20,9 ton di Gudang Teduh Makmur, Jalan Kalibaru Barat 15, Tanjung Emas, Jumat (8/9). Merkuri sebanyak itu terbagi dalam 606 botol dengan berat 34,5 kilogram perbotol dan diperkirakan nilainya mencapai lebih dari Rp 20 miliar.

Penggerebekan gudang merkuri di Tanjung Emas Semarang, Jumat (8/9). Foto: metrosemarang.com/efendi mangkubumi

“Nilainya tergantung kadarnya, kalau kadar 99 persen. Merkuri itu harganya sekitar Rp 1 juta (perkilo). Jadi kalau 20,9 ton ya berarti sekitar Rp 20,9 miliar harganya,” ujar Dirreskrimsus Polda Jateng, Kombes Pol Lukas Akbar Abriari.

Menurut hasil pemeriksaan sementara, merkuri tersebut akan diekspor ke beberapa negara seperti Uni Emirate Arab, Vietnam, Singapura, dan India. Rencananya barang tersebut akan diekspor menggunakan Ekspedisi Muatan Kapal Laut (EMKL) PT SLI dari Semarang ke berbagai negara.

“Memang belum ada kegiatan ekspor, tapi dengan jumlah sebanyak ini, sedangkan kita tahu bahwa merkuri tidak mungkin diproduksi di Indonesia karena bahan bakunya dilarang,” beber Lukas.

Kini polisi masih melakukan penyelidikan terkait keberadaan merkuri tersebut. Bagaimana merkuri sebenyak itu bisa berada atau bahkan diproduksi di Indonesia.

Sementara itu, Lukas juga mengatakan telah mengantongi sejumlah nama yang terlibat di dalam kasus ini. Namun ia belum bisa mengatakan siapa nama-nama di balik kegiatan ekspor tersebut.

“Kami belum menetapkan tersangka. Nanti kami baru periksa pihak-pihak yang kami duga terlibat. Akan kami panggil untuk dimintai keterangan,” pungkasnya. (fen)

Tinggalkan Balasan