Home > METRO BERITA > Hendi akan Rombak Pejabat Camat

Hendi akan Rombak Pejabat Camat

METROSEMARANG.COM – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi berniat melakukan mutasi dan pergeseran seluruh penjabat camat di kota ini. Namun proses mutasi yang rencana semula akan dilaksanakan pada awal September ini, ternyata belum dapat dilakukan dalam waktu dekat.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi akan melakukan perombakan di jajaran camat.
Foto: metrosemarang.com/dok

‘’Proses mutasi memang rencana dapat dilakukan paling lambat awal September, tapi ternyata untuk mutasi 16 camat itu tidak bisa cepat, ada rangkaian ‘gerbong’ yang juga harus ditata,’’ katanya, Jumat (8/9).

Menurut wali kota yang biasa disapa Hendi, penataan camat memerlukan pos-pos baru untuk mereka yang terkena mutasi. Begitu pula gerbong pejabat di bawahnya juga perlu mengikuti penataan. Karena dalam setiap mutasi, tentu ada promosi jabatan bagi pejabat di bawahnya.

‘’Sehingga prosesnya tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa. Harus matang, saat ini masih kami susun promosi siapa-siapa yang menggantikan camat atau dimana nanti camat yang dimutasi akan ditempatkan,” jelasnya.

Proses mutasi camat, menurutnya memang sudah saatnya dilakukan. Karena banyak camat yang sudah menjabat lebih dari 3 tahun sehingga perlu penyegaran. Selain itu, saat ini ada tiga posisi jabatan camat yang masih kosong setelah adanya penataan OPD (Organisasi Perangkat Daerah).

Tiga camat sebelumnya di kecamatan tersebut promosi jabatan menjadi kepala dinas dan kepala bagian. Mereka adalah Camat Semarang Tengah yang menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Camat Semarang Barat yang menjadi Kepala Dinas Perhubungan dan Camat Semarang Utara yang menjadi Kabag Pembangunan.

‘’Jabatan camat yang mereka tinggalkan sementara digantikan Pejabat Pelaksana Tugas (Plt). Tentunya kinerja Plt berbeda dan kurang efektif sehingga mendesak perlu penataan,’’ katanya.

Sementara itu, Camat Gunungpati Bambang Pramusinto mengakui dirinya sudah mendudukii jabatannya selama empat tahun terakhir. Ia mengaku siap menerima amanah apabila diminta duduk di jabatan lainnya. (duh)