Home > METRO BERITA > Pembetonan Jalan Perbatasan Genuk-Mranggen Habiskan Dana Rp 1 Miliar

Pembetonan Jalan Perbatasan Genuk-Mranggen Habiskan Dana Rp 1 Miliar

METROSEMARANG.COM – Pembangunan Jalan Kudu Waringinjajar yang menghubungkan wilayah Kecamatan Genuk, Kota Semarang dan Mranggen, Kabupaten Demak saat ini sedang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang. Pembangunan jalan pinggiran ini dilakukan dengan pembetonan.

Perbaikan Jalan Kudu Waringinjajar di perbatasan Semarang-Demak. Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Dari pantauan di lapangan, Senin (18/09), saat ini proyek pembetonan Jalan Kudu Waringinjajar sudah mencapai tahap penyelesaian talud dan peninggian bahu jalan dengan tanah urugan. Pengerjaan jalan sepanjang 490 meter ini dikerjakan dengan APBD Murni 2017 senilai Rp 1 miliar.

Sebelumnya kondisi Jalan Kudu Waringinjajar ini sangat parah, banyak lubang jalan dan aspal yang mengelupas. Bahkan tidak jarang pengendara motor yang terjatuh dan menyebabkan kecelakaan.

Taslimat, warga RT 5 RW 1 Kelurahan Penggaron Lor menuturkan, jalan tersebut sangat strategis karena menjadi penghubung dua wilayah yakni Mranggen dan Genuk. Namun sebelum adanya pembetonan kondisinya sangat parah.

‘’Sebelumnya banyak yang jatuh akibat kondisi jalan yang jelek, banyak lubangnya, aspal juga banyak yang mengelupas. Kalau dibeton gini akan lebih nyaman, semoga tidak ada lagi yang jatuh akibat lubang jalan,’’ katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang Iswar Aminudin saat meninjau proyek Jalan Kudu Waringinjajar menyebutkan, pihaknya sejak dua tahun terakhir mulai berupa melakukan pembangunan jalan di wilayah pinggiran, khususnya perbatasan Semarang-Demak.

Sehingga mendukung sinergitas kedua wilayah untuk mendukung mobilitas warga dan menunjang pertumbuhan perekonomian. “Dengan demikian pusat-pusat perekonomian tidak hanya tumbuh di tengah kota saja, tapi dapat menyebar di wilayah-wilayah pinggiran di perbatasan,’’ katanya.

Menurut Iswar, untuk pengerjaan pembangunan infrastruktur jalan di wilayah pinggiran, pihaknya menganggarkan lebih dari Rp 300 miliar. Saat ini perbaikan infrastruktur di Kota Semarang pun sudah mulai merata khususnya kondisi jalan. (duh)