Home > METRO BERITA > Tekan Kecelakaan, Dewan Desak Semarang Outer Ring Road Segera Dibangun

Tekan Kecelakaan, Dewan Desak Semarang Outer Ring Road Segera Dibangun

METROSEMARANG.COM – Akhir-akhir ini sering terjadi kecelakaan yang melibatkan kendaraan besar tronton dan kontainer di wilayah Kota Semarang. Seperti di daerah Kecamatan Ngaliyan dan terakhir di Jalan Arteri Yos Sudarso beberapa hari lalu. Hal ini telah memberikan keresahan kepada masyarakat yang melintas di jalan.

Kondisi kontainer yang melindas Mobilio di Arteri Yos Sudarso. Dewan mendesak agar pembangunan SORR segera terealisasi. Foto: metrosemarang.com/efendi mangkubumi

Karena itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang mendesak agar rencana pembangunan Semarang Outer Ring Road (SORR) atau jalur lingkar utara dan selatan segera direalisasikan. Dewan menilai pembangunan jalan lingkar utara dan selatan itu sangat mendesak.

‘’Jalan lingkar utara dan selatan dapat digunakan untuk jalur utama kendaraan-kendaraan besar yang melintas di Kota Semarang. Tidak bercampur dengan jalur-jalur jalan protokol yang menjadi pusat lalu lintas kendaraan pribadi, sehingga keamanan warga dapat lebih terjaga,’’ kata Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang, Suharsono, Kamis (21/9).

Dia berharap agar kejadian kecelakaan truk kontainer seperti di Jalan Arteri Yos Sudarso tidak terulang lagi. Hal itu telah membuat prihatin semua pihak. Langkah antisipasi yang bisa dilaksanakan merealisasikan program yang sudah lama direncanakan yaitu SORR tersebut.

Jalan lingkar utara dan selatan selain untuk mengurai kemacetan, lanjut Suharsono, juga untuk menjamin keselamatan berlalu lintas. Kendaraan besar tidak akan bercampur di jalur yang dilewati kendaraan-kendaraan kecil. Karena kendaraan besar rentan kecelakaan akibat hal teknis.

‘’Dengan adanya jalan lingkar utara dan selatan bisa mengurai kepadatan lalin yang akan masuk kota. Sedangkan kendaraan pribadi bisa melalui jalur pantura yang sekarang masih digunakan bersama seluruh kendaraan yang masuk atau keluar Kota Semarang,’’ jelasnya.

Berdasarkan hasil koordinasi Komisi C dan Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang, tahun 2017 ini pembebasan lahan untuk pembangunan jalan lingkar sudah disiapkan. Bahkan tahun ini beberapa lahan sudah dibebaskan. Karena itu tidak perlu menunggu lagi SORR harus direalisasikan.

Dengan pembangunan SORR ini, juga akan mempercepat aktivitas ekonomi di wilayah sekitarnya. ‘’Arteri Semarang langsung terhubung Arteri Kendal. Arteri Semarang juga bisa langsung menyambung Arteri Demak, itu tentu akan mempercepat investasi yang masuk kewilayah Semarang dan sekitarnya,’’ pungkasnya.  (duh)