Home > METRO BERITA > Kecelakaan Angkutan Barang Meningkat, Dishub Siapkan Sanksi Tegas

Kecelakaan Angkutan Barang Meningkat, Dishub Siapkan Sanksi Tegas

METROSEMARANG.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Tengah sedang berancang-ancang menyiapkan pola penindakan tegas bagi para pengusaha angkutan barang yang melanggar aturan di jalan raya.

Polisi memeriksa kondisi truk yang menjadi pemicu kecelakaan karambol di Jalan Raya Walisongo Tugu, Selasa (12/9). Foto: metrosemarang.com/efendi mangkubumi

Satriyo Hidayat, Kepala Dishub Jateng mengatakan aturan penindakan kini sedang digodok pihaknya bersama Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Pasalnya, belakangan ini banyak pemilik truk yang kerap mengakali muatan barang dengan menumpuk muatan lebih banyak pada sebuah truk.

“Jika dulu tiga truk dengan muatan normal, sekarang dengan jumlah armada yang lebih sedikit jumlah muatannya justru ditambah banyak,” kata Satriyo saat ditemui metrosemarang.com, Senin (25/9).

Akibatnya pun fatal, katanya. Hal ini mengingat tingkat kecelakaan angkutan barang meningkat pesat sampai 30 persen hanya dalam dua bulan terakhir. Angka kecelakaan tertinggi bahkan berada di sepanjang jalur Pantura Jateng salah satunya berada di Sarang Tanjung Kabupaten Pati.

Menurutnya kecelakaan angkutan barang kebanyakan dipicu rem blong. Penyebab lainnya lantaran terdapat muatan galian C, semen, besi dan keramik yang overload. Ini, lanjutnya karena beberapa oknum petugasnya salah melakukan uji KIR.

“Kami juga akan membina manajemen keselamatan angkutan yang dilakukan para pengusaha. SOP penindakannya akan digodok lagi. Kemudian diuji publik bersama Kemenhub agar dapat dijadikan aturan baku dalam Keputusan Menteri Perhubungan (Kemenhub) sehingga perusahaan bisa ditindak tegas,” ujar Satriyo. (far)