Home > METRO BERITA > METRO JATENG > Usai Diajak Kencan, Paranormal Dihabisi Beramai-ramai

Usai Diajak Kencan, Paranormal Dihabisi Beramai-ramai

METROSEMARANG.COM – Seorang paranormal diculik dan kemudian dibunuh di dalam mobil lalu mayatnya dibuang di daerah Bejen Temanggung. Korban sebelumnya dijebak pelaku dan kemudian dihabisi beramai-ramai hingga tewas.

Reka ulang kasus pembunuhan paranormal di Mapolres Kendal, Selasa (26/9). Foto: metrojateng.com

Fakta tersebut terungkap dalam reka ulang di halaman Mapolres Kendal Selasa (26/9) pagi. Pembunuhan terhadap paranormal ini dilakukan tujuh tersangka. Pelaku sebelumnya sudah merencanakan aksinya dengan cara menjebak korban Sugeng Raharjo.

Tersangka Dewi Purnama warga Batang yang merupakan pasien korban meminta kepada teman dekatnya, Wisnu Heru Susanto untuk menagih uang yang sudah diberikan kepada korban. Dewi kemudian menjemput korban dengan sepeda motor untuk diajak kencan di rumah makan Durenjati Darupono Kaliwungu Kendal.

Sementara Dewi menjebak korban, Wisnu mengajak lima temannya yakni Kuncoro, Aris, Fajar, Sunarto dan Didit semuanya warga Boja Kendal untuk menghabisi korban dan menyewa sebuah mobil. Sambil menunggu SMS dari Dewi, enam pelaku minum-minuman keras di hutan dekat dengan lokasi penjebakan.

Usai menerima pesan, pelaku kemudian membuntuti korban yang berboncengan dengan Dewi hingga di depan rumah makan Durenjati Darupono Kaliwungu. Korban kemudian diseret dan dimasukkan ke dalam mobil dan dibawa pergi ke arah Boja.

Di dalam mobil inilah korban dianiaya dengan cara dijerat leher menggunakan tali dan dipukul berulang kali. Karena melawan korban kemudian ditusuk lehernya dengan gunting oleh salah satu tersangka hingga tidak sadarkan diri.

Korban kemudian diikat dan dimasukkan ke karung lalu dibawa pergi ke arah Temanggung. Korban yang sudah tewas lalu dibuang ke hutan karet di kawasan Bejen Temanggung. Tersangka Dewi dan Wisnu kemudian memberi uang kepada lima pelaku lainnya sebagai upah sudah menghabisi korban.

Kasat Reskrim Porles Kendal AKP Aris Munandar, tujuh pelaku sebelumnya ditangani Polres Temanggung. “Namun dalam penyelidikan lokasi pembunuhan diwilayah Kendal akhirnya dilimpahkan ke Polres Kendal. Motif pembunuhan ini karena tersangka Dewi kesal sudah keluar uang banyak untuk berobat tidak juga sembuh,” jelasnya.

Sementara Dewi Purnama mengaku tidak berniat membunuh hanya meminta kepada Wisnu untuk menagih hutang. “Memang saya merencanankan aksi pembunuhan dan memberikan upah kepada pelaku lainnya,” ujarnya.

Ketujuh tersangka bakal dijerat dengan pasal berlapis yakni 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, pasal 351 tentang penganiayaan dan 338 tentang pembunuhan. (metrojateng.com/MJ-01)