Home > METRO BERITA > Mau Naik Bus Wisata Gratis? Catat Waktu Operasionalnya Ini

Mau Naik Bus Wisata Gratis? Catat Waktu Operasionalnya Ini

METROSEMARANG.COM – Masyarakat dari dalam dan luar Kota Semarang bisa menikmati Bus Wisata Semarang ke tempat-tempat wisata di kota ini secara gratis. Namun demikian bus wisata ini tidak berangkat setiap saat sehingga harus mengetahui jam operasionalnya.

Wali Kota Semarang bersama Wakil Wali Kota dan Muspida naik bus saat launching bus tingkat wisata “Muter-muter Semarang”. Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Setelah resmi diluncurkan Wali Kota Semarang di balai kota, Senin pagi (2/10), bus wisata tingkat dua ini baru akan melayani wisatawan berkunjung ke tempat-tempat wisata di Semarang pada Selasa (3/10) besok. Dalam seminggu jumlah tripnya berbeda-beda.

”Untuk hari Selasa-Kamis rencana 3 trip, hari Jumat-Sabtu-Minggu 4 trip, kemudian hari Senin untuk maintenance jadi libur (melayani wisatawan) untuk perawatan bus,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Mukhammad Khadiq, Senin (2/10).

Bagi wisatawan yang ingin keliling ke tempat wisata dengan bus wisata ini, harus naik di titik star yaitu di Museum Mandala Bhakti, sebelah selatan Tugu Muda. Kemudian bus akan mengantar sesuai dengan rute dan tujuan tempat-tempat wisata yang telah ditentukan.

Rute bus wisata dari Museum Mandala Bhakti akan berangkat menuju Jalan Imam Bonjol, Stasiun Poncol, Stasiun Tawang, Kota Lama. Di Kota Lama ini bus akan berhenti di Taman Srigunting selama 15 menit. Bus akan lanjut lagi menuju Jalan Pemuda, Lawang Sewu, Jalan Pandanaran, Simpanglima, dan muter balik Jalan Pandanaran lalu ke arah Jalan Dr Soetomo.

Di Jalan Dr Soetomo bus wisata juga akan berhenti selama 15 menit, dimana wisatawan dapat berkunjung ke Pasar Kembang dan Kampung Pelangi. Setelah itu lanjut menuju Kaligarang, Sampoo Kong, Pamularsih, bundaran Kalibanteng, kembali ke timur lewat Jalan Jenderal Soedirman, Pasar Karangayu, Banjir Kanal Barat, LP Bulu, Tugu Muda dan finish kembali di Museum Mandala Bhakti.

”Sesuai dengan rute yang ditentukan tersebut, maka masyarakat atau wisatawan tidak bisa menghentikan dan naik bus di sembarang titik. Sebab mereka harus mendaftar di lokasi start atau pemberangkatan,” terangnya.

Di lokasi pemberangkatan Dishub sudah bekerjasama dengan Cafe Blenduk yang ada di lokasi tersebut. Sesuai kapasitas tempat duduk, lanjut Khadiq, bus wisata ini mampu membawa wisatawan berkeliling tempat wisata hingga sebanyak 70 orang.

”Pemberangkatannya menyesuaikan, tapi setiap hari direncanakan ada trip pagi, siang dan sore. Kami akan atur bagi warga yang mau naik bus karena antusiasmenya sangat tinggi, sudah banyak warga yang inden mau naik bus wisata,” pungkasnya. (duh)