Home > Berita Pilihan > Semarang Masuk Nominasi Kota Bersih ASEAN

Semarang Masuk Nominasi Kota Bersih ASEAN

METROSEMARANG.COM – Kota Semarang masuk dalam tujuh kota di Indonesia pada ajang Standar Kota Wisata Bersih ASEAN (ASEAN Clean Tourist City Standard). Tim penilai ajang tersebut, Senin (2/10), mengunjungi Kota Semarang.

Kota Semarang masuk nominasi Kota Bersih ASEAN. Foto: metrosemarang.com/dok

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Masdiana Safitri mengatakan, kunjungan tim penilai guna menilai sekaligus memastikan Semarang memang layak bersaing. Enam kota lainnya adalah Surabaya, Malang, Bandung, Solo, Buleleng dan Banyuwangi.

Ajang ini bertujuan memberikan negara-negara anggota ASEAN panduan untuk meningkatkan kualitas pariwisatanya. Meningkatkan persaingan pemasaran, kualitas hidup penduduk dengan penurunan angka kemiskinan, serta melindungi kota dari dampak perubahan iklim.

Dengan ajang ini, diharapkan juga memberikan tolak ukur bagi negara-negara Asean dalam rangka meningkatkan kepuasan dan jumlah wisatawan. Pemenang ajang Standar Kota Wisata Bersih ASEAN ini akan diumumkan pada Januari 2018 mendatang.

Adapun indikator yang dinilai, Masdiana menjelaskan meliputi pengelolaan lingkungan, kebersihan, penanganan limbah, pembangunan kesadaran masyarakat mengenai perlindungan lingkungan dan kebersihan. Serta ruang hijau, keselamatan, kesehatan dan keamanan kota.

Di samping itu indikator di bidang infrastruktur dan fasilitas pariwisata. Di bidang ini akan diukur dari 28 sub indikator dan dituangkan dalam 108 kriteria.

”Kota Semarang  masuk 7 kota/kabupaten dalam nominasi Penghargaan Kota Wisata Bersih ASEAN ini dikarenakan 3 modal utama. Yaitu penerima Adipura 6 kali berturut-turut, urutan ke-5 Indeks Pariwisata Indonesia, Wiwerda kota sehat dan komitmen Walikota Semarang untuk memenuhi Standar Kota Wisata Bersih ASEAN,” kata Masdiana Safitri.

Untuk dapat meraih predikat Kota Wisata Bersih ASEAN sendiri, Kota Semarang harus meraih sekurang-kurangnya 60% dari total nilai. Pemenang juga akan mendapat sertifikat penghargaan dan plakat dengan label Kota Wisata Bersih ASEAN berlaku selama 3 tahun. (duh)