Home > METRO BERITA > METRO SPORT > PSIS Ingin Segera Pastikan Tiket 8 Besar

PSIS Ingin Segera Pastikan Tiket 8 Besar

METROSEMARANG.COM – PSIS Semarang ingin segera memastikan tiket lolos ke babak 8 besar Liga 2. Karenanya, Mahesa Jenar dilarang kehilangan fokus saat menjamu Persita Tangerang di Stadion Citarum, Selasa (3/10).

Ahmad Agung jadi andalan untuk menggalang lini tengah PSIS. Foto: metrosemarang.com

PSIS bakal melakoni matchday 4 babak 16 besar melawan Pendekar Cisadane. Skuad besutan Subangkit punya modal bagus berkat kemenangan 3-0 pada pertemuan pertama di Stadion Singaperbangsa Karawang, Jumat (29/9) pekan kemarin.

“Kami sudah sama-sama tahu kekuatan masing-masing. Tapi, kami tetap mewaspadai Persita yang bisa jadi tampil tanpa beban. Tak akan banyak perubahan, hanya di lini depan karena Hari Nur tidak bisa main,” kata Subangkit, Senin (2/10).

Hari Nur bakal absen untuk kali pertama musim ini setelah mendapat hukuman larangan tampil pada tiga tiga laga, buntut keributan dengan bek PSMS.

Pemain yang biasa mengisi beberapa posisi di lini serang tersebut selalu menjadi pilihan utama dalam 17 pertandingan PSIS dan mengoleksi dua gol.

“Absennya Hari Nur tentu sangat merugikan karena Yunus dan Erik juga belum bisa main. Tapi skuad kami punya kedalaman yang cukup bagus dan saya berharap siapapun yang tampil juga harus siap,” paparnya.

Untik mengisi posisi Hari Nur, Subangkit sudah menyiapkan sejumlah youngster. Di antaranya Tegar Infantrie atau Albi Lanju. “Sholihul bisa saja main di depan dan Andrid (Wibawa) di second striker atau winger. Saya juga akan lihat kemampuan Aldair Makatindu,” imbuh eks pelatih Mitra Kukar.

Sementara GM PSIS Wahyu Winarto menambahkan, kemenangan atas Persita sangat penting untuk memuluskan langkah Mahesa Jenar ke 8 besar. Meski tanpa dukungan suporter, dia meminta Haudi Abdillah dkk bisa fokus mengamankan tiga poin.

Pria yang akrab disapa Liluk itu juga menyayangkan insiden yang melibatkan Hari Nur. “Saat ini sudah masuk masa-masa krusial, sehingga tensi pertandingan juga meningkat. Dan says berharap agar pemain bisa mengontrol emosi, jangan sampai melakukan tindakan yang bisa merugikan tim,” tegasnya.

Laga melawan Persita terpaksa digelar di Citarum setelah Panpel PSIS kesulitan meminjam stadion di Kendal, Magelang, Jepara maupun Batang. Pertandingan tersebut juga tertutup untuk penonton, dengan memertimbangkan faktor keamanan dan kelayakan stadion.

PSIS akan menjadi tim pertama yang lolos le 8 besar jika bisa mengalahkan Persita dan di pertandingan lainnya PSMS gagal menang atas Persibat Batang. Saat ini Mahesa Jenar memuncaki klasemen Grup B bersama Persibat dengan koleksi 7 poin, sedangkan PSMS dan Persita sama-sama mengemas satu angka. (twy)