Home > Berita Pilihan > 60 PKL Atmodirono Dikosek Satpol PP

60 PKL Atmodirono Dikosek Satpol PP

METROSEMARANG.COM – Sebanyak 60 Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di sepanjang Jalan Admodirono di Kelurahan Wonodri, Semarang Selatan, ditertibkan Satpol PP Kota Semarang. Keberadaannya dinilai melanggar Peraturan Daerah (Perda).

Operasi penertiban PKL di Jalan Atmodirono, Jumat (16/12). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

”Mereka melanggar Perda Nomer 11 Tahun 2000 tentang PKL. Selain permanen PKL tersebut berdiri di atas saluran,” kata Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kota Semarang, Kusnandir, Jumat (16/12).

PKL tersebut sudah diperingatkan oleh Lurah dan Camat namun tidak diindahkan. Sehingga Satpol PP harus melakukan penertiban. ”Penertiban kami lakukan dua hari dari kemarin,” tambah Kusnandir.

PKL yang membuat bangunan permanen sebanyak 20, sisanya juga membangun semi permanen. Terdiri dari PKL makanan warungan, bengkel, minuman, potong rambut, buah-buahan, penjual sepatu, dan lainnya.

Setelah ditertibkan harapannya pemangku wilayah Lurah dan Camat untuk senantiasa melakukan pengawasan. Agar kerja Satpol PP menjadi tidak sia-sia.

”Walaupun PKL ditarik retribusi dari kelurahan namun keberadaan PKL melanggar ketentuan Perda, maka tetap kami tertibkan,” tegasnya.

Dalam penertiban ini ada 60 anggota Satpol PP yang diterjunkan. Selain menertibkan di Jalan Admodirono, pagi tadi Satpol PP juga menyita barang jualan berupa buah-buahan yang dijual di atas Jembatan Mrican. Serta juga menyita sepatu dari Jalan Pattimura. (duh)