Bruno Silva Sudah Membaik, tapi Belum Tentu Main Lawan Mitra Kukar

METROSEMARANG.COM – Kondisi Bruno Silva sudah berangsur membaik setelah menjalani perawatan akibat tekel horror bek Arema FC, Arthur Cunha da Rocha. Namun striker PSIS itu diragukan tampil saat timnya meladeni Mitra Kukar pada matchday 2 Piala Gubernur Kaltim, Minggu (25/2) besok.

Bruno Silva sudah berangsur membaik dan diizinkan meninggalkan RSUD I.A.Moeis Samarinda, Sabtu (24/2) siang. Foto: istimewa

Bruno harus dilarikan ke RSUD I.A.Moeis Samarinda setelah laga PSIS vs Arema FC di Stadion Palaran, Jumat (23/2) malam. Pemain 27 tahun tersebut harus mengakhiri pertandingan lebih cepat setelah ‘dimakan’ Arthur Cunha di menit 81.

Kerasnya terjangan bek Arema sampai-sampai membuat Bruno terpelanting dan jatuh dengan posisi leher lebih dulu menghujam ke rumput. Rekrutan anyar PSIS langsung dilarikan ke rumah sakit dan lehernya diberi alat penyangga.

General Manager PSIS Wahyu Winarto yang ikut mendampingi Bruno selama menjalani perawatan di rumah sakit menyampaikan bahwa pemain yang bersangkutan sudah melewati masa kritis. Kondisinya juga berangsur stabil.

“Alhamdulillah (Bruno) sudah bisa berdiri,” kata dia, Sabtu (24/2) siang.

Bruno juga sudah menjalani CT (Computerized Tomography) Scan dan sudah diizinkan meninggalkan rumah sakit. Namun eks bomber CA Votuporanguense itu dijadwalkan masih harus menjalani pemeriksaan MRI (Magnetic Resonance Imaging).

Dihubungi terpisah, head coach Subangkit mengaku bersyukur bomber andalannya tersebut sudah membaik. Dia juga memuji semangat Bruno Silva yang ngebet ingin secepatnya bergabung bersama tim.

Tapi, pelatih asli Pasuruan itu belum bisa memberi garansi untuk memainkan Bruno di sisa turnamen. “Setelah menjalani CT scan alhamdulillah tidak sampai cedera serius. Dia juga bilang ingin secepatnya main. Tapi, saya harus pastikan dulu kondisinya. Kemungkinan dia masih harus istirahat,” katanya.

Subangkit tak terlalu dipusingkan dengan kemungkinan bakal kehilangan Bruno Silva sampai akhir turnamen. Meski demikian dia mengakui jika kehadiran pemain kelahiran 14 April 1991 itu memberi warna baru di lini serang Mahesa Jenar.

“Bruno memang membuat serangan PSIS lebih tajam. Tapi saya tegaskan lagi bahwa di turnamen ini kami ingin menambah pengalaman bagi pemain. Artinya kalau Bruno memang harus absen, saya akan memberi kesempatan pada pemain lain,” tandasnya.

Pada laga kedua Grup A, Haudi Abdillah dkk akan menantang Mitra Kukar di Stadion Segiri Samarinda, Minggu (25/2) pukul 15.30 WIB. PSIS sementara memuncaki klasemen dengan poin dua hasil menang adu penalti 6-5 atas Singo Edan–julukan Arema FC.

Di posisi runner up dihuni Borneo FC dengan poin sama yang di laga perdana juga menang adu penalti atas Mitra Kukar. Sedangkan Arema dan Naga Mekes–julukan Mitra Kukar–sama-sama mengoleksi poin satu. (twy)

You might also like

Comments are closed.