Home > METRO BERITA > METRO JATENG > 70 PNS Kendal Gagal Promosi Jabatan

70 PNS Kendal Gagal Promosi Jabatan

METROSEMARANG.COM – Sebanyak 70 pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Kendal dipastikan gagal naik jabatan tahun ini. Mereka dinyatakan tidak lolos dalam seleksi Manajemen Talenta untuk promosi jabatan administrator (eselon III) dan pengawas PNS (eselon IV) yang dilaksanakan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kendal.

Bupati Mirna Annisa berfoto bersama PNS Kendal saat apel hari pertama pasca-Lebaran 2016. Foto: metrojateng.com
Bupati Mirna Annisa berfoto bersama PNS Kendal saat apel hari pertama pasca-Lebaran 2016. Foto: metrojateng.com

Kepala Bidang Perencanaan Pegawai BKD Kendal, Agus Dwi Lestari menjelaskan, mereka yang gagal promosi jabatan tersebut merupakan peserta tes kompetensi dasar yang sudah digelar sejak 12 Juli 2016. “Ada 70 peserta dinyatakan gugur oleh tim Assesor Mabes Polri Jakarta, jadi kini tersisa 109 peserta,” katanya, Selasa (26/7).

Dikatakannya, 109 peserta tersebut nantinya maju bersama 99 peserta yang telah lolos lebih dulu untuk mengikuti tes kompetensi bidang (TKB). Jadi total peserta yang akan mengikuti TKB ada 208 peserta yang akan memperebutkan kuota 59 jabatan.

Dari 208 peserta nantinya akan kami seleksi besar-besaran, sebab untuk TKB maksimal peserta yang akan diambil oleh tim seleksi adalah 200 persen dari jumlah kuota jabatan yang dibutuhkan.

“Jadi dalam seleksi TKB ini peserta yang akan lolos akan kami ambil 118 saja. Atau 200 persen dari kuota jabatan yang ada.  Sedangkan 90 peserta sisanya yang memang dianggap nilainya kurang akan dinyatakan gagal,” tuturnya.

TKB sendiri rencananya akan dilaksanakan Jumat (29/7) pekan ini. Dengan penilai dari dua unsur yakni internal yakni lembaga teknis BKD dan eksternal dari Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Jateng. Dari fungsional LPMP, lanjut Agus, dipersilahkan untuk menunjuk dosen dari Undip atau dari Unnes untuk menjadi tim penilai.

Sebanyak 208 peserta TKB nantinya akan diminta menulis makalah, dimana dilakukan temanya akan ditentukan oleh tim seleksi bersama tim penilai saat tes TKB berlangsung. “Penulisan juga dilakukan secara spontanitas,” tuturnya.

Sedangkan untuk menjamin obyektifitas penilian nantinya hasil akan dinilai oleh tim penilai dimana peserta hanya menuliskan kode nomor registrasi tanpa menyebut nama. Sehingga tim penilai tidak akan mengetahui makalah siapa yang dinilainya. Hal ini dilakukan untuk menjamin obyektifitas penialian TKB.

Selanjutnya, dari 118 peserta yang dinyatakan lolos, nantinya akan mengikuti tes presentasi makala dan wawancara. Dari 118 yang lolos, akan diambil tim seleksi sebanyak 89 atau 150 persen dari kuota jabatan yang dibutuhkan.

Sementara Bupati Kendal berharap dari hasil tes ini ada peningkatan kualitas SDM utamanya bagi para PNS di Kendal. Sehingga yang layak untuk menjadi calon calon pemimpin adalah mereka yang berkompeten dan berkinerja tinggi. “Kami berharap, tes juga benar-benar obyetif sehingga tidak ada peserta yang merasa dirugikan,” ucapnya. (metrojateng.com/MJ-01)