Beranda METRO BERITA 71 PKL Sawah Besar Boyongan ke Pasar Waru

71 PKL Sawah Besar Boyongan ke Pasar Waru

BERBAGI

METROSEMARANG.COM – Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) Manunggal Jati Jaya di bantaran Sungai Banjir Kanal Timur (BKT) daerah Kelurahan Sawah Besar, Kecamatan Gayamsari, resmi pindah ke tempat relokasi di Pasar Waru, Jumat (9/2).

Dinas Perdagangan meresmikan pemindahan PKL Manunggal Jati Jaya di Sawah Besar di Pasar Waru, Jumat (9/2). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Sebelumnya, ratusan PKL di bantaran Sungai BKT daerah Kelurahan Rejosari, Semarang Timur, juga sudah pindah ke Pasar Barito Baru yaitu eks Pasar Klitikan. Pemkot Semarang menargetkan pada 20 Februari mendatang seluruh PKL bantaran BKT sudah pindah karena untuk kelancaran normalisasi Sungai BKT.

Untuk PKL Manunggal Jati di Kelurahan Sawah Besar berjumlah 71 orang. Dinas Perdagangan Kota Semarang menyediakan tempat relokasi di kompleks Pasar Waru yang tidak terlalu jauh dari lokasi semula.

Proses relokasi berjalan dengan lancar, karena seluruh pedagang menerima dipindah ke Pasar Waru dan mendukung normalisasi BKT.

‘’Kami senang karena sekarang kami menjadi PKL resmi dan difasilitasi los untuk berjualan di Pasar Waru. Jumlah kami ada 71 anggota yang memiliki usaha macam-macam mulai dari penjual onderdil bekas, warung makan hingga bengkel,’’ kata Ketua Paguyuban PKL Manunggal Jati Jaya, Sumari.

Pihaknya mengaku tidak mempermasalahkan kondisi tempat di Pasar Waru yang semi permanen, dengan ukuran lapak hanya 2 x 3 meter.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto usai memimpin prosesi pemindahan PKL mengatakan, lokasi relokasi di Pasar Waru cukup untuk menampung semua PKL Manunggal Jati Jaya. Ditambah nanti 20 dari PKL Progo.

Konstruksi bangunan yang semi permanen diilai tetap sangat layak dan kuat, karena lantai dua hanya digunakan untuk pusat kuliner. Karena konstruksi terbuat dari besi bekas dari Pasar Peterongan yang layak digunakan.

‘’Rencana kami di tahun 2019 (tempat pindah yang semi permanen) akan kami desain menjadiloss semua sehingga tidak kumuh. Akan terintegrasi dengan lokasi Pasar Waru yang sudah terbangun kokoh dan bagus’’, katanya.

Setelah di Rejosari dan Sawah Besar, pihaknya akan melanjutkan melakukan pemindahan pedagang di bantaran BKT yang ada di daerah Kelurahan Kaligawe, Sambirejo, dan Kemijen. Rencana mereka akan dipindahkan di tempat penampungan yang berada di Depan Pesantren Ass Shodiqiyyah. (duh)

BERBAGI