Home > METRO BERITA > 90% Pompa Hydrant Kota Semarang Tidak Aktif

90% Pompa Hydrant Kota Semarang Tidak Aktif

ilustrasi
ilustrasi

SEMARANG – Dari 300 pompa hydrant yang tersebar di kota Semarang, hanya ada kurang dari 10% pompa yang dapat berfungsi dengan maksimal. Padahal pompa-pompa tersebut berfungsi untuk menunjang kegiatan pemadam kebakaran dalam memadamkan api saat kebakaran terjadi.

Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Sumarsono mengatakan, selain karena adanya beberapa pompa yang rusak, kurangnya pasokan air selama musim kemarau¬† juga menjadi faktor utama tidak berfungsinya pompa-pompa yang dikelola PDAM tersebut.¬†“Memasuki musim kemarau ini, PDAM juga sibuk memenuhi permintaan pasokan air ke masyarakat, ” tuturnya Kamis (18/9) siang.

Kendati demikian, pihaknya mengaku akan terus melakukan peningkatan kesiapan anggotanya dalam menangani kebakaran yang sewaktu-waktu dapat terjadi. Dalam kesempatan tersebut, Sumarsono juga menghimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada dan berhati-hati dalam beraktifitas, mengingat jumlah kasus kebakaran yang terus meningkat di musim kemarau ini.¬†“Saat ini human error menjadi salah satu faktor utama penyebab terjadinya kebakaran di kota Semarang, ” tandasnya. (Yas )