Home > METRO BERITA > METRO KAMPUS > Abraham Samad Beberkan Cara Jitu Perangi Korupsi

Abraham Samad Beberkan Cara Jitu Perangi Korupsi

METROSEMARANG.COM – Mantan pimpinan KPK Abraham Samad mengklaim, KPK memiliki sistem yang mampu membuat anggotanya jauh dari korupsi. Sistem kerja yang disebutnya sebagai zero permission ini terbukti ampuh membatasi celah bagi anggota komisi antirasuah untuk berbuat curang.

Abraham Samad
Foto: metrosemarang.com/yulikha elvitri

“Benar tidak ada pemakluman atas kesalahan, kalau ada anggota yang melanggar aturan sedikit saja, langsung pecat,” bebernya, saat menjadi pembicara dalam Seminar Nasional di Auditorium I Kampus I UIN Walisongo Semarang, Rabu (18/1).

Sistem tersebut, kata dia, belum ada di lembaga lain atau bahkan kementerian. Pasalnya dalam lembaga selain KPK masih ada pemakluman dan pemaafan atas sedikit kesalahan. Padahal menurutnya sistem yang telah dibangun KPK harusnya dijadikan role model bagi lembaga negara lainnya.

“Sistem ini sepatutnya dicontoh, karena sistem yang baik akan melahirkan orang-orang yang baik,” tegasnya.

Setelah sistem yang baik terbangun, langkah selanjutnya untuk memerangi korupsi adalah dengan membangun karakter integritas dalam diri pemuda bangsa. Karakter integritas ini menurutnya dapat terealisasikan dengan cara mendidik anak bangsa menjadi pribadi berakhlakul karimah, melalui revitalisasi pendidikan.

“Ada yang salah dengan sistem pendidikan kita yang hanya fokus pada kognitif, sementara yang terpenting itu adalah karakternya, karakter berintegritas,” imbuhnya.

Apabila kedua hal tersebut dapat tercapai maka bukan tidak mungkin mata rantai korupsi bisa diputus. Meskipun menurutnya perang melawan korupsi harus terus dilakukan selamanya.

Sementara, Zainu Rahman, peneliti dari Pusat Kajian Anti Korupsi UGM membenarkan jika pendidikan karakter untuk peningkatan integritas amat penting. Terlebih mengingat korupsi sudah begitu masifnya.

Menurutnya mendidik anak itu harus dimulai 25 tahun sebelum anak dilahirkan. “Artinya harus mendidik orang tuanya dulu agar nanti orang tuanya bisa mendidik anaknya dengan baik,” tandasnya. (vit)

Yuk, Berbagi Informasi

Bagikan Artikel Ini. Klik ikon di bawah.
close-link