Home > METRO BERITA > METRO BISNIS > Aduan ke OJK Didominasi Masalah Perbankan

Aduan ke OJK Didominasi Masalah Perbankan

METROSEMARANG.COM – Otoritas Jasa Keuangan saat ini masih disibukkan dengan menerima aduan dari masyarakat. Menurut Kepala Kantor OJK Regional 3 Jateng DIY, Moch Ihsanuddin, aduan didominasi oleh kenaikan suku bunga angsuran dari perbankan.

Kepala Kantor OJK Regional 3 Jateng DIY, Moch Ihsanuddin. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

“Setiap tujuh hari, Bank Indonesia menetapkan besaran suku bunga yang juga harus diikuti bank-bank lain. Naiknya suku bunga tentu saja juga akan menaikkan besaran angsuran kredit, terutama yang non fixed,” kata dia, Kamis (15/6).

Akibatnya, lanjut Ihsan, pegawai atau karyawan yang gajinya tetap akan keberatan membayar angsuran yang naik, sedangkan kebutuhan lain harus tetap terpenuhi.

Dengan demikian, banyak masyarakat yang tidak mampu membayar angsuran kredit tersebut sehingga banyak mengalami tunggakan dan akhirnya terjadi kredit macet. Jika sudah demikian, aset yang menjadi jaminan akan dilelang.

“OJK yang juga memiliki tugas melakukan perlindungan kepada konsumen, dalam hal ini masyarakat juga harus terus melakukan pendampingan, terutama masalah aduan seperti ini dan memberikan edukasi,” pungkasnya. (ade)

 

Yuk, Berbagi Informasi

Bagikan Artikel Ini. Klik ikon di bawah.
close-link