Home > METRO BERITA > Akhir Agustus, Ratusan PNS di Semarang Berangkat Haji

Akhir Agustus, Ratusan PNS di Semarang Berangkat Haji

METROSEMARANG.COM – Ribuan calon jemaah haji (calhaj) di Semarang pada bulan ini mulai mempersiapkan diri untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci, Mekah. Dari 1.433 orang yang akan berangkat, mayoritas didominasi kalangan pegawai negeri sipil (PNS).

Ilustrasi Foto: metrosemarang.com/dok
Ilustrasi
Foto: metrosemarang.com/dok

Informasi yang diperoleh di Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang, jumlah PNS yang berangkat haji nanti ada sebanyak 415 orang, sedangkan dari TNI ada 24 orang, pedagang 74 orang, nelayan dan petani 55 orang, sementara sisanya dari wiraswasta.

“Itu nanti yang akan naik haji pada bulan ini dan sekarang manifes para calon jemaah haji sudah lengkap. Tinggal kita mengurus persiapan akhir untuk pemberangkatannya saja,” kata Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag, Ahmad Syamsudin kepada metrosemarang.com, Jumat (5/8).

Ia menjelaskan, pada musim haji 2016 Kota Semarang akan memberangkatkan lima kelompok terbang (kloter). Kloter 42 dan 43 akan bertolak terlebih dulu ke Mekah pada 25 Agustus nanti. Sedangkan, kloter 68, 69 dan 70 akan diberangkatkan pada 2 September nanti.

Calhaj kelima kloter itu kebanyakan dari Semarang, Kudus dan Jepara. “Tiga kloter asal Semarang dan ada yang utuh memberangkatkan 355 jemaah sekaligus. Tapi ada pula kloter gabungan dari Kudus dan Jepara,” terangnya.

Ia menemukan ada jemaah risiko tinggi yang tetap diberangkatkan ke Mekah pada akhir bulan nanti. Jemaah resiko tinggi yang ia maksud itu, berusia lanjut antara usia 51-70 tahun yang berjumlah 223 orang, serta usia 71-80 tahun sebanyak 50 orang dan yang usia 80-90 tahun ada enam orang.

Meski begitu, ia mengaku sejauh ini belum menemukan keluhan penyakit yang diderita para jemaah tersebut. “Mudah-mudahan, saat di sana mereka tetap sehat wal’afiat,” ujarnya.

Semua jemaah, katanya, kini sudah disuntik meningitis maupun antivirus lainnya. “Tapi yang jelas, kita belum dapatkan informasi ada jemaah yang sakit sebelum terbang ke Mekah. Mengenai penanganan medis lainnya, kita serahkan ke Dinkes Kota Semarang,” jelasnya. (far)