Home > METRO BERITA > Aktivis Minta Parlemen Perempuan Bersatu Lawan Kekerasan

Aktivis Minta Parlemen Perempuan Bersatu Lawan Kekerasan

METROSEMARANG.COM – Puluhan aktivis perempuan di Kota Semarang bertemu dengan para anggota dewan perempuan di lingkungan DPRD Kota Semarang. Hal itu ditujukam untuk membicarakan lebih lanjut mengenai masalah yang menimpa anak dan perempuan.

Dyah Ratna Harimurti Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Dyah Ratna Harimurti
Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

Aktivis menginginkan adanya sebuah kaukus dalam parlemen perempuan di DPRD Kota Semarang. Menurut seorang aktivis dari LRC-KJHAM, Nur Laila Khafidhoh dengan dibentuknya kaukus parlemen perempuan, akan lebih peka terhadap masalah yang timbul di masyarakat, terutama masalah anak dan perempuan.

“Kasus kekerasan seksual di Kota Semarang mendapatkan peringkat pertama se-Jawa Tengah. Tercatat, ada 177 kasus pada 2015 lalu,” kata dia, Kamis (6/10).

Anggota DPRD Kota Semarang, Dyah Ratna Harimurti menyambut baik rencana tersebut. Dengan dibentuknya kaukus parlemen perempuan, mereka bisa menyuarakan aspirasi di lintas komisi.

“Kami sadar, masalah perempuan sangatlah kompleks, mulai kecil hingga tua. Kami ingin pemerintah lebih serius menangani masalah perempuan, termasuk kesehatan dan pendidikan,” pungkasnya. (ade)