Home > METRO BERITA > Alumni Semesta Galang Dukungan Pembebasan Handika Lintang

Alumni Semesta Galang Dukungan Pembebasan Handika Lintang

METROSEMARANG.COM – Perkumpulan Alumni SMA Bilingual Semesta Semarang (OASE), sepakat membela Handika Lintang Saputra yang ditahan di Turki atas tuduhan mendukung kudeta yang dipimpin Fethullah Gulen. Anggota OASE Husen Abdillah mengatakan Handika hanyalah korban salah tangkap yang saat itu seorang diri tertidur di apartemen Kota Gaziantep.

Handika Lintang Saputra Foto: metrosemarang.com/facebook
Handika Lintang Saputra
Foto: metrosemarang.com/facebook

“Dia jadi korban salah tangkap oleh polisi yang menggerebek apartemennya. Karena Handika sama sekali tidak terlibat jaringan teroris seperti yang dituduhkan Presiden Erdogan,” katanya, Minggu (14/8).

Pihak SMA Semesta saat ini masih pro aktif menelusuri informasi demi informasi untuk disampaikan kepada keluarga Handika di Wonosobo. “Apapun itu, kita berupaya Handika segera bebas dan pulang ke Indonesia,” imbuhnya.

Rekan-rekannya kini juga sudah menyewa pengacara untuk bernegosiasi dengan Turki dalam pembebasan Handika Lintang. “Untuk Handika, kita mau melobi. Salah satunya kita dorong teman-teman yang punya akses ke legislator setempat,” bebernya.

Handika Lintang dikenal sebagai pria 21 tahun yang berotak encer. Ia mendapat beasiswa S1 di Universitas Gaziantep lantaran beberapa kali juara olimpiade matematika di Turki.

Penahanan terhadap Handika dilakukan hanya sepekan sebelum kudeta meletus. Kudeta yang digerakkan oleh Fethullah Gulen itu akhirnya digagalkan oleh Presiden Recep Erdogan.

Furqon Latif, penghubung Alumni Semesta dengan KBRI Turki, saat kejadian, Handika saat itu jadi kepala asrama. Posisinya sedang tertidur pulas Apartemen Gaziantep. Tapi, 10 polisi datang dan langsung menggedor pintu kamarnya dengan dalih menggerebek orang-orang Hizmet yang dianggap berseberangan dengan Pemerintah Turki.

“Karena yang dicari tidak ada maka Handika yang diambil,” tandasnya. (far)