Home > METRO BERITA > Amankan Pilkada DKI, 400 Brimob Jateng Bertolak ke Jakarta

Amankan Pilkada DKI, 400 Brimob Jateng Bertolak ke Jakarta

METROSEMARANG.COM – Sebanyak 400 personel Brimob Polda Jawa Tengah dikerahkan untuk mempertebal pengamanan selama proses pemilihan kepala daerah (Pilkada) di DKI Jakarta. Mereka, pada Rabu (8/2) sore ini akan bertolak ke Jakarta untuk bergabung bersama personel lainnya.

Pelepasan pasukan Brimob Polda Jateng untuk mengamankan Pilkada DKI. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

“Hari ini kita berangkatkan 400 personel atau setara 4 SSK Brimob untuk memback-up personel Polda Metro Jaya yang akan mengamankan Pilkada DKI,” ungkap Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono, saat gelar pasukan di Mako Brimob Jalan Setiabudi Semarang.

Ia meminta kepada personel Brimob agar melakukan tugas dengan ikhlas dan penuh tanggungjawab. Tak hanya itu saja, katanya. Tiap personel harus mampu menjaga kekompakan dengan petugas keamanan lainnya yang berjaga di sana. “Yang penting harus jaga etika,” kata Condro.

Untuk mengamankan Pilkada DKI, tiap Brimob nantinya akan ditempatkan secara acak (floting) sesuai permintaan Mabes Polri.

Pengerahan ratusan Brimob itu juga untuk mengantisipasi serangan aksi unjukrasa besar-besaran yang rencananya dilakukan pada 11 Februari nanti.

Polisi mengendus aksi demonstrasi menjelang coblosan Pilkada sarat bernuansa politik sehingga bisa menimbulkan kerawanan massa di tiap daerah.

“Demontrasi itu sangat bermuatan politik karena dikerahkan dengan berantai dari mulai menjelang coblosan sampai minggu tenang,” ujar Condro, seraya menambahkan dengan melihat situasi keamanan saat ini, maka dirinya meminta sejumlah ormas Islam agar menahan diri untuk tidak berangkat ke Jakarta.

Selain Ibukota Negara, pengamanan serupa juga diterapkan di Nanggroe Aceh Darusalam dan Papua Barat.

Ia menyebut ketiga wilayah itu punya kerawanan massa yang cukup tinggi saat pencoblosan berlangsung. “Kalau di Aceh diback-up dari Brimob Riau, Sumatera Utara. Tiap Polda diminta mengirimkan pasukannya oleh Mabes Polri,” tegasnya. (far)