Home > METRO BERITA > METRO JATENG > Ambil Paket Sabu, Masduki Disergap di Pom Bensin Lopait

Ambil Paket Sabu, Masduki Disergap di Pom Bensin Lopait

image
Ilustrasi

UNGARAN- Masduki (34) hanya mlongo saat polisi tiba-tiba menyergapnya di SPBU Lopait Jalan Fatmawati, Tuntang, Kabupaten Semarang. Sopir angkot warga Blotongan, Kota Salatiga ini tak menyangka jika paket yang akan dia ambil ternyata berisi sabu-sabu.

Masduki ditangkap anggota Satuan Narkoba Polres Semarang pada Sabtu (23/8/2014) malam. Dari tangannya, polisi menemukan sabu-sabu seberat 0,8 gram yang dibungkus plastik bekas bungkus mi.

Menurut pengakuan Masduki, dirinya hanya mengambil sebuah paket atas perintah temannya, Simon. Untuk sekali mengambil paket, Simon menjanjikan upah Rp 35 ribu. “Saya hanya disuruh menemui seseorang di di pom bensin untuk mengambil paketan. Apa isi paket itu saya tidak tahu,” tutur bapak tiga anak ini.

Sampai di SPBU, ternyata seseorang yang dikatakan Simon tidak ada. Setelah itu, kata dia, Simon malah SMS, agar dirinya mengambil paketnya di tong sampah SPBU Lopait. “Setelah saya ambil, saya langsung ditangkap polisi. Baru setelah itu saya tahu isi paket itu sabu-sabu,” sesalnya.

Wakapolres Semarang Kompol Erwin H Dinata mengatakan, penangkapan berawal dari informasi masyarakat tentang adanya transaksi narkoba di SPBU. “Setelah dilakukan penyelidikan, anggota kami mendapati seorang mencurigakan yang kita geledah ternyata sedang membawa paket sabu yang dibungkus plastik bekas makanan mi,” terangnya, didampingi Kasat Narkoba, AKP Khuwat, Minggu (24/8).

Masduki juga sempat menjalani tes urine dan hasilnya negatif. Sekalipun Masduki tidak mengakui kepemilikan sabu tersebut, Erwin menegaskan bahwa tersangka tetap bisa dijerat dengan pasal 112 ayat 1 UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.

“Saat kita cek negatif, dan juga belum pernah mengkonsumsi sabu-sabu. Tetapi saat kita tangkap dia sedang menguasai narkoba seberat 0,8 gram. Dia itu bisa saja disebut sebagai kurir atau juga sebagai korbannya Simon,” imbuh Kompol Erwin.  (Metrojateng/MJ-02)

Yuk, Berbagi Informasi

Bagikan Artikel Ini. Klik ikon di bawah.
close-link