Home > METRO BERITA > Angka Penularan ‘Raja Singa’ di Sunan Kuning Diklaim Turun hingga 16,1 Persen

Angka Penularan ‘Raja Singa’ di Sunan Kuning Diklaim Turun hingga 16,1 Persen

METROSEMARANG.COM – Pengelola kawasan Resos Argorejo Sunan Kuning Semarang mengklaim, angka penularan penyakit kelamin raja singa alias GO di wilayahnya pada bulan ini menurun drastis apabila dibanding tahun lalu pada bulan yang sama.

Salah seorang penghuni Sunan Kuning melakukan pemeriksaan kesehatan di Griya Asa. Foto: metrosemarang.com/dok
Salah seorang penghuni Sunan Kuning melakukan pemeriksaan kesehatan di Griya Asa. Foto: metrosemarang.com/dok

Ketua Resos Argorejo Sunan Kuning Suwandi mengatakan, penurunan penularan penyakit kelamin disebabkan tingginya kesadaran warga resos untuk rutin memeriksakan kesehatannya tiap minggu.

“Meski sebelumnya sempat ditemukan 80 pekerja seks tertular GO, tapi untuk bulan ini angka penularannya turun hingga 16,1 persen. Sebab, ada ratusan pekerja seks yang ikut penyuluhan dab cek kesehatan tiap Selasa dan Rabu,” ungkap Suwandi kepada metrosemarang.com, Jumat (22/7) siang.

Cek kesehatan bagi pekerja seks, kata dia, dilakukan secara menyeluruh mulai tes darah serta visity untuk mengetahui seberapa besar penularan virus HIV/AIDS kepada pelanggannya.

Sementara itu, Griya Asa yang semula kerap dipakai untuk pengobatan dan pengumpulan database pekerja seks rentan penyakit, kini mengalihkan layanannya ke Puskesmas Jobosari.

Riza Islami, pengurus Griya Asa menyebut bahwa pengalihan layanan itu semata-mata agar pemantauan pekerja seks rentan penyakit menular tetap berjalan prima.

Di Griya Asa kini beralih memantau para gay dan waria yang rentan terjangkit HIV. “Tes darah agar tahu kena HIV atau tidak wajib dilakukan di sini. Selain itu, kita didukung puskesmas ramah gay dan waria di Puskesmas Halmahera, Poncol dan Lebosari,” jelasnya.

Layanan di puskesmas ramah gay dan waria ini dilakukan tanpa stigma negatif apapun. “Jadi tiap gay bisa leluasa cek darah dan lain sebagainya,” tutupnya. (far)