Home > METRO BERITA > METRO SPORT > Anjar Tak Masalah Jateng jadi Underdog di Babak 8 Besar

Anjar Tak Masalah Jateng jadi Underdog di Babak 8 Besar

METROSEMARANG.COM – Jawa Tengah bersiap melakoni babak 8 besar cabor sepakbola PON XIX/2016 Jabar yang mulai digelar pada Selasa (20/9) besok. Pelatih Anjar Jambore Widodo optimistis anak asuhnya sanggup menuai prestasi, sekalipun dianggap sebagai tim underdog.

Kapolda Irjen Condro Kirono berfoto bersama tim PON Jateng usai Trofeo Bhayangkara di Jatidiri, Rabu (7/9). Foto: metrosemarang.com/tri wuryono
Kapolda Irjen Condro Kirono berfoto bersama tim PON Jateng usai Trofeo Bhayangkara di Jatidiri, Rabu (7/9). Foto: metrosemarang.com/tri wuryono

Hasil undian babak 8 besar menempatkan Soni Setiawan dkk di grup maut bersama Papua, Kalimantan Selatan dan Sumatera Selatan. Dua tim yang disebut pertama merupakan juara grup di fase sebelumnya.

Papua lolos sebagai juara Grup C dengan hasil sempurna dari tiga pertandingan. Skuat racikan Chris Leo Yarangga mengangkangi peraih emas PON XVIII, Kalimantan Timur, Bangka Belitung dan Gorontalo.

Sedangkan Kalsel menjadi juara Grup B yang dihuni Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan dan runner up PON XVIII Sumatera Utara. Di tim yang diarsiteki Mundari Karya ini juga bercokol dua penggawa eks Timnas U-19, Hansamu Yama dan Paulo Sitanggang.

Sementara, Sumsel punya pelatih kawakan Rudy Keltjes. Tim ini juga bermaterikan pemain-pemain Sriwijaya U-21.

“Saya justru senang jika Jateng dianggap sebagai underdog. Bagi saya tim-tim yang lolos ke babak 8 besar adalah mereka yang terbaik, jadi semua punya kans yang sama, termasuk Jawa Tengah,” kata Anjar saat dihubungi, Senin (19/9).

Mantan bintang Persijap Jepara itu juga termotivasi bisa mengalahkan seniornya, Rudy Keltjes. “Pak Rudy adalah guru bagi saya dan ini menjadi tambahan motivasi pribadi. Meski berat, kami akan berjuang sampai keringat terakhir demi lolos ke babak selanjutnya,” tegasnya.

Jateng pun pantas mawas diri jika melihat produktivitas gol tiga pesaingnya di Grup E. Dibanding tiga kontestan lain, pasukan Anjar Jambore paling sedikit memasukkan gol.

Di babak sebelumnya, Jateng hanya mampu dua kali menjebol gawang lawan dari tiga pertandingan. Bahkan, saat meladeni 10 pemain Bali dan akhirnya harus puas menyudahi pertandingan dengan skor kacamata.

Bandingkan dengan Papua dan Kalsel yang sama-sama sudah memproduksi lima gol. Begitu juga dengan Sumsel yang sanggup melesakkan empat gol ke gawang lawan.

Meski pelit untuk urusan cetak gol, pertahanan Jateng juga sudah terbukti cukup tangguh dengan hanya kebobolan dua gol. Provinsi ini hanya kalah dari Papua yang baru kemasukan satu gol. Sedangkan Kalsel dan Sumsel masing-masing kebobolan tiga dan empat gol.

“Problem di lini depan akan kami cari solusinya. Saya juga sudah menyiapkan sejumlah alternatif untuk mendongkrak produktivitas tim. Mudah-mudahan anak-anak bisa enjoy sehingga mereka bisa memberikan yang terbaik buat Jawa Tengah,” imbuh pelatih asal Jepara.

Jateng akan mengawali babak 8 besar dengan meladeni Kalsel pada Selasa (20/9) malam. Dua hari kemudian, peraih perunggu PON XVIII itu bakal ditantang Papua dan di partai terakhir bertemu Sumsel pada Sabtu (24/9) malam.

Seluruh pertandingan Jateng akan dimainkan di Stadion Patriot Bekasi. (twy)