Home > METRO BERITA > Antisipasi Tumbang, Angsana di Jalan Simongan Raya Ditopping

Antisipasi Tumbang, Angsana di Jalan Simongan Raya Ditopping

METROSEMARANG.COM – Kejadian pohon tumbang yang menimbulkan seorang korban meninggal dunia beberapa waktu lalu menjadi pelajaran bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang. Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Semarang terus melakukan perempelan pohon.

Pemangkasan pohon di jalan protokol Kota Semarang. Foto: metrosemarang.com/dok
Pemangkasan pohon di jalan protokol Kota Semarang. Foto: metrosemarang.com/dok

Kegiatan tersebut di antaranya dilakukan di sepanjang Jalan Simongan Raya, Kamis (3/11). Ratusan pohon angsana di sepanjang jalan yang cukup ramai kendaraan dan pejalan kaki karena berada di Kawasan Industri Simongan itu umurnya sudah cukup tua.

Pohon angsana itu juga rata-rata sudah menjulang tinggi dan dahannya cukup lebat sehingga rawan tumbang saat musim penghujan ini. Dalam melakukan tugasnya para pekerja yang berjumlah 6 orang dilengkapi dengan tali dan alat pengaman diri.

Selain melakukan perempelan atau pemangkasan dahan pohon, petugas yang diterjunkan DKP itu juga melakukan topping atau pemangkasan bagian atas pohon. Cukup banyak pohon yang dilakukan topping dengan menjadikan batang pohon hanya tersisa setengah. Sehingga sepanjang jalan tersebut terkesan menjadi panas.

”Ada enam tenaga petugas yang diterjunkan dan diperkirakan dua minggu lagi baru selesai untuk perempelan dan toppingnya,” kata Kabid Pertamanan DKP Kota Semarang, Budi Prakoso.

Menurutnya, pohon di sepanjang Jalan Simongan Raya itu hampir seluruhnya jenis angsana, seperti kebanyakan pohon yang ada di jalan-jalan wilayah Kota Semarang. Pohon-pohon angsana itu hasil program penghijauan yang dilakukan pemerintah pada saat itu, di mana saat ini sudah berusia sekitar 30-40 tahunan.

”Penggantian pohon angsana dengan jenis pohon lain yang lebih kuat sudah mulai kami lakukan. Yaitu misalnya dengan pohon asem, mahoni, termbesi, dan lainnya,” katanya.

Selain di Jalan Simongan Raya, pihaknya juga sudah melakukan perempelan pohon di Jalan Sultan Agung, Jalan S Parman, Jalan Imam Bonjol dan daerah Gombel. (duh)