Home > METRO BERITA > APBD Kota Semarang 2017 Sebesar Rp 4,3 Triliun Disahkan

APBD Kota Semarang 2017 Sebesar Rp 4,3 Triliun Disahkan

METROSEMARANG.COM – Meski sempat ada miss komunikasi di awal pembahasan RAPBD 2017 Kota Semarang akhirnya bisa disahkan dalam rapat paripurna DPRD Kota Semarang, Rabu (30/11) malam. DPRD dan Pemkot Semarang selama 3 hari telah bekerja keras menggelar rapat hingga dinihari untuk membahasnya.

Hendrar Prihadi  Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Hendrar Prihadi
Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyampaikan terimakasih kepada para anggota dewan. Meski di awal ada miss komunikasi tentang regulasi UU Nomor 23 Tahun 2014, dengan kerja keras Perda ABPD 2017 akhirnya bisa disahkan tepat waktu.

“Sekarang tinggal dikirim ke Gubernur untuk persetujuan dan diparipurnakan lagi,” katanya, Kamis (1/12).

Setelah disahkan menjadi anggaran daerah 2017 nantinya diharapkan segera dilakukan proses lelang kegiatan. Sehingga Januari 2017 dinas sudah dapat berjalan melaksanakan kegiatan yang telah direncanakan tersebut. Dengan pekerjaan dilaksanakan lebih cepat maka hasilnya bisa berkualitas dan penyerapan anggaran akan maksimal.

Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi mengatakan, dewan telah mengesahkan
RAPBD murni 2017 setelah membahas selama 3 hari berturut-turut secara
maraton hingga dinihari. Rapat tersebut selalu kuorum dan dihadiri seluruh kepala dinas. “Tadi malam akhirnya bisa ditetapkan,” katanya.

Setelah melakukan pembahasan banyak yang dievaluasi sistem anggaran pemkot karena masih kurang tertib. Dewan mencermati setiap usulan anggaran yang disampaikan masing masing SKPD secara ketat.

Setelah disahkan menjadi APBD akan disampaikan ke Gubernur Jateng kemudian dua minggu lagi akan ditetapkan sebagai APBD dan dibuat
perwal agar anggaran ini bisa dijalankan.

“Sebelum penetapan nanti, pemkot diharapkan sudah mulai menyiapkan
proses-proses lelang. Sehingga Januari tidak kepuntal-puntal lagi. Minimal akhir Desember sudah ground breaking,” katanya.

Dalam pembahasan RAPBD, salah satu yang dievaluasi yaitu rasionalisasi
kegiatan anggota dewan sekitar Rp 8,6 miliar. Kemudian kegiatan di beberapa SKPD dengan nilai Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar.

“Rasionalisasi di SKPD maupun dewan intinya kami ingin kinerja bisa optimal dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Serta proyek-proyek yang sudah direncanakan dan dianggarkan bisa segera terealisasi sesuai aturan dan kualitasnya semakin baik,” kata Supriyadi.

Adapun total dari dana APBD Pemkot Semarang tahun 2017 adalah sebesar
Rp 4,3 triliun dengan PAD Rp 1,5 triliun lebih dan defisit Rp 600 juta yang akan ditutup dari silpa sebesar Rp 1 triliun. (duh)

Tinggalkan Balasan