Home > METRO BERITA > METRO JATENG > APBD Perubahan Kabupaten Kendal Naik Rp 62 Miliar

APBD Perubahan Kabupaten Kendal Naik Rp 62 Miliar

Bupati Kendal, Widya Kandi (foto: Metro)
Bupati Kendal, Widya Kandi (foto: Metro)

 

KENDAL – Anggaran Pendapatan Belanja daerah (APBD) Kabupaten Kendal tahun 2014 terus ditambah melalui APBD Perubahan. APBD Perubahan Pemerintah Kabupaten Kendal 2014 dari Pendapatan Daerah mengalami peningkatan sebesar 4,26 persen. Sebelumnya APBD 2014 sebesar Rp. 1.456 triliun, dalam APBD Perubahan yang disahkan Jumat (8/8) siang, menjadi Rp. 1.518 triliun. Jadi terdapat selisih lebih kurang Rp. 62,095 miliar.

Menanggapi kenaikan APBD ini, sekretaris Fraksi PKS DPRD Kendal, Kartika Nursapto, mengatakan jika dengan dana yang tinggi di APBD Perubahan harus bisa dimanfaatkan sebaik mungkin. Yakni agar bisa digunakan sesuai dengan peruntukkannya.

Sebab jika tidak habis maka akan menambah beban pemerintah daerah pada membengkanya SiLPA (Sisa Lebih Penghitungan Anggaran). “Tentunya, semakin tinggi SiLPA, maka dampak sangat meluas dan harus ditanggung masyarakat Kendal. Sebab konsekuensinya Pemkab akan kehilangan kepercayaan dari pusat untuk turunnya anggaran,” kata Kartika.

Salah satu dampak jika APBD perubahan tidak habis, maka akan terjadi pemangkasan atau pengurangan anggaran di tahun 2015. Sebab pemerintah pusat akan menilai Pemkab Kendal tidak becus menggunakan jatah anggaran.

Ia berharap, sisa waktu tahun anggaran 2014 ini agar dimanfaatkan Pemkab Kendal untuk menyerap seluruh anggaran sesuai dengan rencana. Yakni Bupati Kendal sebagai pucuk pimpinan bisa mendisplinkan pemerintah para SKPD untuk bekerja cepat dan disiplin. “Perencanaan pembangunan harus dilakukan sedini mungkin, jangan sampai karena perihal administrasi menghambat cairnya dana proyek-proyek. Selain itu perlu dilakukan evaluasi dan perbaikan kinerja para SKPD,” tambahnya.

Selain dari Pendapatan Daerah, APBD Perubahan juga mengalami peningkatan dalam APBD Belanja Daerah, menjadii Rp. 1.739 triliun. Yakni mengalami peningkatan Rp. 355.073 miliar atau sebesar Rp. 20,41 persen. Bupati Kendal, Widya Kandi Susanti, mengatakan APBD perubahan 2014 tersebut terbagi dalam tiga bagian. Yakni pendapatan Asili Daerah bertambah menjadi Rp. 9.952 miliar dari anggaran semula sebesar Rp. 155.5 miliar. “Jadi setelah ada perubahan ini menjadi Rp. 165.5 miliar,” ujar Widya Kandi dalam sambutannya dalam rapat paripurna DPRD Kendal, kemarin.

Selain PAD, peningkatan juga terjadi di pendapatan daerah dari lain-lain yang sah, yakni bertambah 16 persen, menjadi Rp. 61.7 miliar dari Rp. 323.8 miliar. “Tapi juga ada yang berkurang, yakni dari Dana Perimbangan berkurang Rp. 9.5 miliar. Dari Rp. 60.9 miliar menjadi Rp. 51.4 miliar,” jelasnya.

Perihal adanya jumlah SiLPA tahun anggaran 2013, ada sejumlah dana Rp. 84.199 miliar. Yakni dari sisa SiLPA sebelumnya sebesar Rp. 158 miliar sehingga menjadi bertambah Rp. 242.25 miliar. “Untuk SiLPA, kami sudah mengalokasikan jumlah keseluruhan sesuai peruntukannya. Yakni untuk kegiatan di 2013 yang belum terbayarkan. Seperti Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pelayanan dasar, Air Minum, Lingkungan Hidup, KB, Pertanian dan Perikanan, DBHCHT, Bantuan Keuangan Provinsi dan sebagainya,” paparnya. (MS-05)