Home > METRO BERITA > METRO JATENG > Atasi Pendaki Tersesat, Basarnas Semarang Latihan di Kaki Slamet

Atasi Pendaki Tersesat, Basarnas Semarang Latihan di Kaki Slamet

METROSEMARANG.COM – Gunung Slamet sebagai gunung terluas kedua di dataran Jawa rupa-rupanya menjadi lokasi favorit bagi regu Basarnas untuk menggelar latihan fisik. Bahkan, mereka sukses menuntaskan simulasi penanggulangan korban pendaki tersesat di puncak gunung itu selama empat hari berturut-turut.

Foto: dok basarnas
Foto: dok basarnas

Direktur Bina Ketenagaan dan Pemasyarakatan SAR, Agus Sukarno, menyebut bahwa latihan dimulai 22 September dan kelar pada 25 September nanti.

Ia bilang ada 205 regu penyelamat yang terlibat dalam latihan di kaki Slamet tersebut. Mereka terdiri dari personel, relawan Potensi SAR. Selama di gunung, mereka dibekali materi medical first responder, survival, SAR System serta alat navigasi darat.

“Lokasi tepatnya di jalur wisata Baturraden dan diaplikasikan di Gunung Slamet,” kata Agus dalam keterangan yang diterima metrosemarang.com, Jumat (23/9).

Ia mengatakan apa yang telah dilakukan personelnya adalah kegiatan “refresh jungle rescue” dimana Basarnas berupaya meningkatkan ketrampilan anggotanya di bidang pencarian dan pertolongan di gunung dan hutan.

Gunung Slamet, kata Agus dipilih sebagai venue latihan karena dianggap punya geografis dan karakter cukup ideal bagi latihan gunung hutan.

“Potensi tantangan medan gunung Slamet cukup potensial berupa curah hujan yang tinggi serta track pendakian yang beragam, sehingga menarik bagi kegiatan ini terutama pemantapan ketrampilan pencarian dan pertolongan di gunung hutan,” ungkapnya.

Kepala Basarnas Kantor SAR Semarang, Agus Haryono selain meningkatkan ketrampilan, kegiatan ini juga sebagai ajang silaturahmi antara personel di Jawa Tengah. “Sehingga akan meningkatkan koordinasi dan keberhasilan operasi SAR,” jelasnya.

Saat berlatih di kaki Slamet, ia pun memberikan paket sembako kepada warga desa Kemutuk Lor, Kecamatan Baturraden Banyumas tempat pelaksanaan latihan berlangsung. (far)