Home > METRO BERITA > Awas! Begal Incar Pemotor yang sedang Berteduh

Awas! Begal Incar Pemotor yang sedang Berteduh

METROSEMARANG.COM – Tim Resmob Polrestabes Semarang meringkus komplotan begal yang biasa menyasar pengendara motor yang sedang berteduh. Komplotan ini juga masih berkaitan dengan dua begal yang tewas saat beraksi di kawasan Rowosari, Tembalang, Minggu (25/9) dinihari.

Ilustrasi. Komplotan begal yang diringkus Polrestabes Semarang, beberapa waktu lalu. Foto: metrosemarang.com/dok
Ilustrasi. Komplotan begal yang diringkus Polrestabes Semarang, beberapa waktu lalu. Foto: metrosemarang.com/dok

Salah satu pelaku bernama Deni alias Black (29), warga Kelud Raya, Sampangan, Gajahmungkur terpaksa dilumpuhkan dengan timah pantas karena berusaha melakukan perlawanan. Sementara tiga pelaku lain adalah Wahyu Hendro (24), warga Dorowati, Semarang Barat, Timbul (26), warga Mataram, Semarang Timur dan Marsel (21), warga Pengapon, Semarang Utara.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Burhanudin mengatakan, para pelaku memang sudah menjadi target operasi dalam beberapa bulan terakhir. Komplotan ini sudah beraksi di 13 lokasi berbeda.

Salah satunya dilakukan di Jalan Dr Cipto, Semarang Timur, Sabtu (17/9) sekitar pukul 21.00. Korbannya adalah Septia Hera Wulansari (22), warga asal Trangkil, Pati dan Arif Pratama (24), warga asal Limpung, Batang.

Burhanudin menambahkan, dalam aksinya Deni cs selalu menyasar para pengguna jalan atau pengendara motor yang berteduh. “Mereka memanfaatkan musim hujan. Sasarannya orang-orang yang berteduh di depan toko,” ungkapnya saat gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, Senin (26/9) siang.

Barang bukti yang disita puluhan ponsel, sejumlah uang hasil kejahatan serta parang dan dua sepeda motor yang digunakan untuk beraksi.

Terpisah, Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Joko Julianto mengatakan, dari pemeriksaan yang dilakukan pihaknya, keempat pelaku tersebut ada kaitannya dengan begal yang diduga hendak beraksi di daerah Rowosari, Tembalang, Minggu (25/9) sekitar pukul 01.00.

Dalam aksi tersebut, dua di antaranya tewas setelah terjun dari jurang di sekitar lokasi. Mereka adalah Arif (25), warga Jalan Citarum, Semarang Timur dan Rahmadani (27), warga Kelud Raya, Sampangan, Gajahmungkur, yang tak lain adalah adik kandung Deni.

Dalam kasus tersebut para pelaku dijerat Pasal 365 KHUP tentang pencurian dengan kekerasaan. Mereka diancam hukuman paling lama 12 tahun penjara. (MS-02)