Home > MUDIK 2014 > Awas, Kejahatan Pembiusan Mengincar Pemudik di Terminal

Awas, Kejahatan Pembiusan Mengincar Pemudik di Terminal

Pemudik yang masuk melalui terminal rawan menjadi korban kejahatan dengan modus pembiusan. Foto Metro/MS-01
Pemudik yang masuk melalui terminal rawan menjadi korban kejahatan dengan modus pembiusan. Foto Metro/MS-01

KASUS kejahatan diperkirakan bakal meningkat menjelang Lebaran. Pemudik menjadi bidikan pelaku kejahatan, khususnya mereka yang menggunakan moda transportasi angkutan umum. Pelaku biasanya berkelompok dan menyasar pemudik yang tengah kebingungan saat berada di terminal, stasiun hingga bandara.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto mengatakan, para pelaku, mencari sasaran korban yang kebingungan sehingga mudah diperdaya. “Modus pelaku biasanya berpura-pura kenalan lalu menanyakan korban asalnya dari mana, nantinya pelaku mengaku berasal dari daerah yang sama, terus diajak naik kendaraan bersama dan nantinya diajak makan atau minum yang sudah dicampur dengan obat bius,” jelasnya.

Komplotan pelaku spesialis pembiusan ini terkadang menggunakan obat-obatan dosis tinggi yang membahayakan nyawa korban. Untuk itu, Polri mengimbau agar masyarakat yang hendak mudik ke kampung halaman untuk mewaspadai aksi pembiusan.

Berikut tips mencegah aksi kejahatan pembiusan:

1. Jangan mempercayai orang yang baru dikenal. Bila tersesat, cari posko terdekat atau petugas Kepolisian.

2. Jangan menerima makanan atau minuman yang ditawarkan oleh orang tidak dikenal. Lebih disarankan bila membawa perbekalan sendiri dari rumah.

3. Jangan menggunakan perhiasan yang mencolok.

4. Jangan terlalu sering memainkan benda-benda berharga seperti handphone dan tablet.

5. Diimbau untuk bepergian bersama orang terdekat, hindari bepergian sendirian.

6. Bila terjadi sesuatu yang mengancam keselamatan segera melapor ke posko terdekat.