Home > METRO BERITA > Ayah Sugeng Wibowo Syok Tahu Anaknya Gabung Dimas Kanjeng

Ayah Sugeng Wibowo Syok Tahu Anaknya Gabung Dimas Kanjeng

METROSEMARANG.COM – Raut muka Mio tampak serius saat disambangi wartawan di rumahnya, RT 06/RW XI Kampung Kedungpane, Ngaliyan, Senin (10/10) siang. Ia mengaku masih syok tatkala mendapati kabar anaknya, Sugeng Wibowo belakangan ini telah bergabung di Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Probolinggo Jatim.

Pengamanan Padepokan Dimas Kanjeng di Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo. Foto: dok tribratanews
Pengamanan Padepokan Dimas Kanjeng di Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo. Foto: dok tribratanews

“Saya kaget waktu didatangi polisi dari Polsek Ngaliyan kemari. Polisi menanyakan keberadaan anak saya yang bergabung dengan Dimas Kanjeng,” ungkapnya.

Padahal, pria 70 tahun ini mengenal Sugeng sebagai pribadi yang lugu dan sopan terhadap siapapun. Tak hanya itu, anaknya juga dikenal berkepribadian kalem dan tidak neko-neko baik terhadap keluarga maupun tetangga kampungnya.

Di lingkungan rumahnya, Sugeng tetap taat beribadah. Setahunya, anaknya itu masih rutin menjalankan salat lima waktu di masjid dekat kampungnya. Hal itu setidaknya terlihat 2,5 bulan sebelum anaknya raib bak ditelan bumi.

“Dia itu pergi dari rumah sekitar 2,5 bulan lalu. Mboten pamit soale kulo tasih teng ladang (tidak pamit karena saya masih di ladang). Ya mau dicari kemana lagi lha wong keberadaan sampai sekarang enggak tahu dan baru kemarin dikabari sama polisi kalau katanya Sugeng ikutan (Dimas Kanjeng) juga,” sambungnya.

Sugeng Wibowo merupakan anak bontot dari enam bersaudara. Ia sejak enam bulan lalu bercerai dari istrinya tanpa dikaruniai seorang anak.

Selama tinggal di Kedungpane, Sugeng terakhir kali bekerja di sebuah pabrik kawasan BSB Mijen. Jauh sebelum itu, Mio mengetahui kalau anaknya sempat berpindah pekerjaan beberapa kali mulai bengkel Astra Motor Jawa Barat hingga pabrik-pabrik di sekitar Semarang.

“Setelah itu dia pergi sendiri tidak pamit sama siapapun. Makanya saya tidak berani bicara banyak,” ujarnya menegaskan.

Ia pun berharap sang anak segera pulang ke rumah. Paling tidak, ia dan para tetangga masih mau menerimanya dengan tangan terbuka. “Apalagi dengan temannya dia sering bergaul. Semoga saja dia lekas pulang,” terangnya.

Sedangkan para tetangga Sugeng ternyata sudah mahsyur dengan kabar yang berhembus yang menyebut bahwa Sugeng telah bergabung dengan Dimas Kanjeng. “Tapi saya kurang tahu kabar persisnya,” pungkas Mio. (far)