Home > METRO BERITA > Ban Serep BRT Raib, Hendi: Saya Masih Gregeten

Ban Serep BRT Raib, Hendi: Saya Masih Gregeten

METROSEMARANG.COM – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi sepertinya masih sangat kesal dengan kejadian raibnya ban serep Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang. Dia kembali menegaskan jika ada pegawai pemkot yang terlibat polisi harus menindak tegas.

Bus baru Trans Semarang ukuran besar untuk mengganti bus Trans Semarang di koridor I saat diluncurkan di Jalan Pemuda depan balai kota, Kamis (12/1). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Dia menyatakan sudah melaporkan kepada kepolisian hilangnya aset tersebut. Pihaknya sudah menyampaikan kepada polisi, waktu pengukuhan tim sapu bersih pungutan liar (saber pungli), jika memang ada pegawainya di pemkot terlibat silakan dibina. ”Kalau tidak bisa dibinasakan. Kewenangannya sudah di kepolisian,” katanya, Kamis (12/1).

Hendi-panggilan akrabnya, mengaku masih merasa geregetan dengan kejadian hilangnya ban serep ini.

”Sampai saat ini saya masih gregeten, masih gemes, iki sopo sing nyolong, ban gedene semono kok dicolong, carane piye, mesti ada yang tahu,” ujarnya.

Dia yakin polisi punya strategi yang hebat dan pasti kasus ini akan bisa terbongkar. Pemkot sendiri sebelumnya sudah melakukan penyelidikan. Hasilnya Inspektorat menyampaikan memang ada beberapa aset yang hilang.

”Kemudian muncul beberapa indikasi, sudah dikroscek, yang bersangkutan mengatakan tidak. Ya sudah, kalau gitu harus cari tahu siapa yang paling bertanggungjawab lewat jalur hukum,” kata Hendi, tapi tidak mau menyebutkan siapa orang yang dimaksud sudah dikroscek tersebut.

”Karena kalau salah ngomong, malah akan mengganggu kepolisian yang sedang melakkan penyelidikan,” kilahnya. (duh)

Tinggalkan Balasan