Home > METRO BERITA > Ban Serep Hilang dan Bus Disewakan, Komisi C akan Panggil Dishub

Ban Serep Hilang dan Bus Disewakan, Komisi C akan Panggil Dishub

METROSEMARANG.COM – Komisi C DPRD Kota Semarang segera memanggil Dinas Perhubungan untuk mengklarifikasi hilangnya ban serep dan dugaan penyewaan bus Trans Semarang.

Bus bantuan dari Kemenhub RI untuk dijadikan armanda BRT Trans Semarang mangkrak di Terminal Mangkang. Foto: istimewa

“Kami akan usulkan di komisi untuk segera memanggil dishub untk memberikan penjelasan”, kata Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang, Suharsono di balai kota, Selasa (10/1).

Dalam klarifikasi itu, komisi juga akan memberikan masukan agar persoalan-persoalan yang selama ini terjadi bisa diantisipasi tidak kembali terulang. Selain itu menegaskan bahwa Dishub dilarang menyalahgunakan bus Trans Semarang bantuan dari pemerintah pusat maupun provinsi.

“Kami akan meminta jangan ada penyalahgunaan karena semua bus bantuan sudah ada peruntukan dan penganggarannya”, katanya.

Ditambahkan, komisi C bersama pemkot sudah menganggarkan signifikan untuk transportasi pelayanan angkutan massal Trans Semarang. Termasuk untuk peluncuran koridor baru Trans Semarang yakni koridor V dan VI.

Pada tahun 2015 telah dianggarkan operasional Trans Semarang sebesar Rp 5,8 miliar. Kemudian di tahun 2016 dan 2017 ini dianggarkan lebih besar lagi masing-masing sekitar Rp 70 miliar.
Besarnya anggaran tersebut dengan harapan pelayanan Dishub khususnya transportasi dapat semakin dekat dengan masyarakat.

“Tapi kami prihatin kemudian malah muncul ban serep hilang dan dugaan bus bantuan disewakan. Aset pemerintah harusnya diawasi. Semua bus bantuan harus dirawat dan syukur-syukur langsung difungsikan”, tegasnya. (duh)

Tinggalkan Balasan