Home > METRO BERITA > METRO JATENG > Banjir Bandang Terjang Tiga Dusun di Kendal, Puluhan Rumah Tergenang

Banjir Bandang Terjang Tiga Dusun di Kendal, Puluhan Rumah Tergenang

METROSEMARANG.COM – Banjir bandang yang diakibatkan luapan Sungai Blukar menerjang tiga dusun di Desa Sojomerto, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal, Minggu (15/1) malam. Akibatnya, puluhan rumah dan 11 hektar sawah terendam.

Sisa banjir yang terjadi akibat luapan Sungai Blukar. Foto: metrojateng.com

Kepala Desa Sojomerto Ahmad Mawardi mengatakan, banjir air bercampur lumpur yang terjadi semalam mencapai 70 sentimeter. Saat itu, nyaris seluruh ruas jalan terendam air dengan arus yang cukup deras.

“Saya berada di lokasi saat itu, jalan menuju Dusun Klantung dan Dusun Karanggantung tidak nampak hanya air mengalir yang terlihat,ami tidak bisa melintas dengan sepeda motor sehingga harus jalan kaki untuk mencapai kedua dusun tersebut,” kata dia, Senin (16/1).

Akibat banjir semalam merendam 11 hektar sawah padi dan jagung, 31 rumah di Dusun Klantung dan Karanggantung. Selain itu sebanyak 10 rumah di Dusun Klantung, 4 rumah di Dusun Karanggantung dan 7 rumah di Dusun Karanganyar kritis karena posisi berada di tepi sungai.

Khumaedi (40) warga Dusun Klantung RT 6 RW 5 Desa Sojomerto pemilik salah satu rumah yang kritis. Dirinya mengaku tidak tahu harus pindah ke mana jika rumahnya terkena gerusan Sungai Blukar, karena tidak memiliki tanah di tempat lain. Sepuluh tetangganya yang berada di tepian sungai dan kritis sudah ada yang pindah namunada juga yang bertahan.

Camat Gemuh M Fatoni saat berkunjung ke lokasi bencana banjir bandang mengatakan akan berkoordinasi dengan PSDA (Pengairan Sumber Daya Air) Jawa tengah agar melakukan normalisasi Sungai Blukar khususnya di Desa Sojomerto. “Daerah Aliran SUngainya tidak jelas sudah melenceng dari aslinya karena terdapat pendangkalan di beberapa tempat sehingga harus dikembalikan ke aliran aslinya,” tegasnya. (metrojateng.com/MJ-01)