Home > METRO BERITA > Banjir Bandang Wahyu Utomo Diduga akibat Tanggul Embung PT IPU Jebol

Banjir Bandang Wahyu Utomo Diduga akibat Tanggul Embung PT IPU Jebol

METROSEMARANG.COM – Warga Perumahan Wahyu Utomo Tambak Aji Ngaliyan menduga banjir bandang yang terjadi pada Selasa (7/2) dinihari kemarin akibat ada tanggul embung milik PT Indo Perkasa Usahatama (IPU) yang jebol. Embung tersebut berada di Kawasan Industri Candi tepatnya di belakang RS Permata Medika.

Warga membersihkan lumpur sisa banjir bandang yang menerjang Perumahan Wahyu Utomo Ngaliyan, Selasa (7/2) dinihari. Warga menduga banjir disebabkan jebolnya tanggul PT IPU. Foto: metrosemarang.com/istimewa

Triyo, salah satu warga yang rumahnya terendam  banjir mengatakan, banjir sampai setinggi 1,25 meter. Semua barang miliknya di dalam rumah terendam. Mulai pakaian, alat elektronik, sampai dengan perkakas rumah.

Ia dengan warga lainnya menduga banjir di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Beringin ini diperparah adanya tanggul embung PT IPU yang jebol. Sehingga terjadi banjir bandang menerjang perumahan.

“Sebab baru pertama ini terjadi banjir. Padahal hujan sederas apapun perumahan tidak pernah banjir. Ini termasuk salah satu perumahan tertua di Kota Semarang lho,” katanya, Kamis (9/2).

Jika hujan deras yang terjadi banjir biasanya di daerah Mangkang. Namun sekarang banjir meluap di perumahan. Sedangkan di Mangkang malah justru tidak terjadi banjir. Banjir di perumahan juga datangnya tiba-tiba dan cepat sekali surut. “Sehingga ini pasti ada sesuatu yang menyebabkan banjir bandang,” ujarnya.

Camat Ngaliyan Heroe Soekendar menyampaikan, ada 30 rumah yang terdampak banjir. Sebanyak 15 rumah di antaranya rusak parah. Pihaknya bersama kelurahan setempat akan menginventarisasi jumlah kerugian dan mengajukan bantuan ke BPBD.

“Paling parah di RT 9 paling pojok, ketinggian airnya sampai 2,5 meter. Hari ini akan kita lanjutkan bersih-bersih lumpur yang masih menutup jalan akses ke perumahan,” katanya.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum untuk melakukan pembersihan selokan dan pengerukan sedimentasi di DAS Kali Beringin. Sehingga diharapkan jika terjadi hujan deras dan banjir lagi tidak sampai meluap ke perumahan.

Terkait dugaan adanya tanggul embung milik PT IPU yang jebol, pihaknya masih mengeceknya. Beberapa kemungkinan penyebab banjir bandang akan dikaji. Salah satunya sedimentasi di DAS Kali Beringin, termasuk dugaan jebolnya tanggul embung.

“Kita sudah lakukan penelitian sungai kemarin, dan akan kita diskusikan bersama apa yang menjadi penyebab utamanya (banjir bandang),” katanya. (duh)