Home > METRO BERITA > Banyak Industri Pariwisata di Semarang Tak Kantongi IMB dan HO  

Banyak Industri Pariwisata di Semarang Tak Kantongi IMB dan HO  

image
Ilustrasi

SEMARANG – Pelaku industri pariwisata di Kota Semarang ditengarai banyak tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Izin Gangguan (HO). Terbukti mereka tidak memiliki Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) yang di antaranya harus melampirkan IMB dan HO.
 
Hal itu diketahui ketika Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang menggelar inspeksi mendadak (sidak) di beberapa tempat usaha wisata Rabu (27/8/2014). Antara lain tempat karaoke, panti pijat, hotel, dan rumah makan. Sejumlah tempat usaha tersebut diketahui melanggar.
 
Sejumlah tempat karaoke dan hotel yang disidak seperti Family Fun di Jalan Imam Bonjol, Resto Rodjo di Jalan Pemuda, Hotel Sumy Jalan Gajah Mada, Spa Aromatherapy Jalan Erlangga, Guest House Jalan MT Haryono, café Mom Milk Jalan Muria, RM d’Shushi dan Okane di Jalan Kawi, Korean BBQ dan Strada Café Jalan S Parman.
 
Sidak yang diikuti Satpol PP – Linmas Kota Semarang dan dinas terkait ini, menemukan mereka tidak memiliki TDUP. Bahkan sebagian di antaranya sebenarnya sudah diberikan peringatan agar mengurusnya. Namun meski sudah diberi waktu 3 bulan tetap saja tidak mau mengurus.
 
‘’Kami akan memberikan sanksi tegas karena sudah kami lakukan pembinaan agar segera mengurusnya. Bahkan sudah kami berikan waktu sampai 3 bulan,’’ kata Kabid Pembinaan Industri Pariwisata Disbupar Kota Semarang, Giarso Sapto.
 
Semua industri pariwisata yang diketahui masih tidak memiliki TDUP, lanjutnya, sudah diberikan toleransi waktu lagi untuk mengurusnya. Namun jika dalam waktu tersebut tidak diurus, akan langsung diberikan sanksi administrasi berupa pemberian surat peringatan. Surat peringatan ini akan ditindaklanjuti dengan pembekuan izin usaha. Jika masih nekad tidak mengurus, maka izin usaha pasti akan dicabut.
 
Syarat untuk mengurus TDUP sebenarnya sangat mudah. Hanya melampirkan IMB dan HO maka dalam waktu 7 hari kerja TDUP sudah keluar. Biaya untuk mengurusnya juga tidak ada atau gratis. ‘’Rata-rata yang belum mengurus TDUP karena bermasalah dengan IMB dan HO,’’ kata Giarso. (MS-13)