Home > METRO BERITA > Begal Ini Menodong Cuma buat Ngoce

Begal Ini Menodong Cuma buat Ngoce

image
Komplotan begal jalanan yang diringkus Reskrim Polsek Semarang Barat. Foto Metro

SEMARANG – Meski mengaku kesulitan dalam memenuhi kebutuhan ekonomi dan hendak menikah awal tahun depan, penjahat jalanan bernama Vicky Wahyu Kurniawan Utomo (22) ini tidak mau ngirit.

Bahkan kesan foya-foya sangat akrab dengan warga Tugurejo, Tugu tersebut. Hasil kejahatan yang didapatkan selalu dikumpulkan. Namun dihabiskan untuk membeli minuman keras dan bersenang-senang di tempat karaoke.       

“Uangnya (hasil kejahatan-red) saya tabung, buat beli minum,” terang pemuda yang mengaku sering membantu orang tuanya jualan nasi itu.

Dalam beraksi, Vicky tidak terfokus pada satu tindak kejahatan saja. Selain menjambret dan melakukan perampasan, bersama komplotannya, Vicky juga mencuri sepeda motor dan burung. Vicky Cs biasa beroperasi malam hingga dinihari dan selalu membekali diri dengan senjata tajam.

“Parang buat nakut-nakuti saja. Kalau njambret yan tinggal tarik tas. Kalau merampas ya mepet korbannya lalu nodongkan parang. Kalau ambil (mencuri-red) pakainya kunci T,” paparnya. 

Kapolsek Semarang Barat AKP Padli mengatakan, komplotan Vicky yang berhasil diringkus yakni Andika Adib Kurniawan (21) warga Tambakaji, Ngaliyan, Wahyu Prasetyo (21) warga Krobokan, Semarang Barat dan Saiful Latif. “Kami masih kejar sejumlah pelaku lain,” ujarnya.

Sejumlah lokasi yang pernah menjadi sasaran para tersangka adalah Kampung Kali, Simpang Lima, Tugu Muda, di dekat patung kuda Banyumanik, dekat asrama AL Semarang Barat, di Jalan Siliwangi, Panjangan dan Tugu.

“Untuk luar wilayah Kota Semarang ada di Ungaran dan Bandungan. Hasil kejahatannya ada sepeda motor, uang dan HP,” timpal kapolsek.

Sebelumnya, empat perampok jalanan diringkus petugas Polsek Semarang Barat. Komplotan tersebut diketahui sedikitnya beraksi di 15 lokasi. Baik di Kota Semarang dan Kabupaten Ungaran. “Kami tangani Pasal 368. Setelah proses ini mereka akan menjalani proses hukum di wilayah lain,” pungkasnya. (les)