Home > Berita Pilihan > Bejat! Bayar Rp 10 Ribu, Kakek 60 Tahun Cabuli Bocah SD

Bejat! Bayar Rp 10 Ribu, Kakek 60 Tahun Cabuli Bocah SD

METROSEMARANG.COM – Seorang kakek di Kecamatan Karanganyar ini benar-benar sudah keterlaluan. Gadis ingusan yang masih duduk di bangku kelas tiga SD dicabuli dan dibayar dengan uang Rp10 ribu.

Ilustrasi 

Sb (60) begitu inisial kakek yang tega melapiaskan nafsu bejatnya terhadap Ha, gadis cilik berusia sembilan tahun. Bahkan, sebenarnya Ha masih punya garis darah dengannya.

Peristiwa tersebut bermula saat, Ha pulang sekolah bersama rekan-rekannya di Desa Cangkring, Kecamatan Karanganyar. Di tengah perjalanan, seorang kakek berinisial Sb menghampirinya dan mengajaknya ke sebuah rumah, yang sebenarnya tidak jauh dari rumah korban.

Sesampainya di rumah itu, korban langsung dilucuti pakaiannya dan kemudian ditindih. Selanjutnya, Ha diminta Sb supaya tidak menceritakan kejadian tersebut.

AS (36) ayah korban mengatakan jika Ha selama ini mendapat pengawasan hanya dari kakek-neneknya di Desa Cangkring. Sebab, dia bersama istrinya hidup di rumah kontrakan di Kauman, Demak Kota guna menjalankan bisnis makanan.

“Saya tidak tahu persis kejadiannya. Tapi setelah saya pulang telah beredar bahwa anak saya jadi korban pencabulan. Akhirnya saya mencari tahu kepastian kepada beberapa aparatur desa,” katanya.

Berbekal hasil visum dari rumah sakit, dirinya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Demak.

“Saya sudah bawa bukti hasil visum dari rumah sakit. Di sana, dinyatakan ada bekas luka pada alat vital anak saya. Saya minta ini diselesaikan secara hukum,” terangnya.

Bintang Alhuda, seorang Staf Lapangan Yayasan Setara menyampaikan bahwa kasus kekerasan terhadap anak, terutama pencabulan disebabkan oleh beberapa hal. Diantaranya derasnya informasi teknologi, minimnya pengawasan orang tua, dan pergaulan.

“Untuk itu, sebelum ada kejadian harus ada tindakan pencegahan. Bukan hanya calon pelaku yang diberi pemahaman, tapi juga anaknya itu sendiri. Perlu ada sosialisasi, terutama peran dari orangtua,” tandasnya. (metrojateng.com/MJ-23)