Home > METRO BERITA > METRO JATENG > Belasan Calhaj Jateng yang Dideportasi dari Filipina Kelelahan saat Tiba di Semarang

Belasan Calhaj Jateng yang Dideportasi dari Filipina Kelelahan saat Tiba di Semarang

METROSEMARANG.COM – Sebanyak 18 jemaah haji asal Jawa Tengah yang dideportasi Filipina akibat terlibat kasus pemalsuan paspor, pada Senin (5/9) pagi tiba di Semarang Jemaah haji sebanyak itu berasal dari Grobogan, Jepara dan Blora.

Ilustrasi Foto: dok metrojateng.com
Ilustrasi
Foto: dok metrojateng.com

Sinung N Rachmadi, Kepala Biro Humas Pemprov Jateng menyebutkan bahwa, ke-18 jemaah haji asal Jateng itu sebelumnya telah mendarat di Jakarta dan diterima langsung oleh Plh Asisten Kesra Nunuk Hardiati Kepala Biro Sosial, didampingi Kepala Biro Bintal Raharjanto serta Kepala Kantor Perwakilan Pemprov Jateng, pada Minggu (4/9) sore kemarin.

“Minggu sore pukul 17.30 WIB, rombongan asal Jateng yang via Filipina dijemput Pemprov Jateng dengan satu bus eksekutif pulang langsung menuju Semarang,” ujar Sinoeng kepada metrosemarang.com.

Ia menambahkan, sebenarnya ada 19 jemaah asal Jateng yang dipulangkan pada hari ini. Tapi, seorang di antaranya masih tertahan di Negeri Pinoy, lantaran diminta menjadi saksi di Kedubes RI di Filipina. Alasannya, katanya, karena yang bersangkutan dianggap fasih berbahasa Inggris. “Jadi, jumlah yang tiba di sini nanti baru 18 orang,” ujarnya.

Ke-18 orang tersebut, menurutnya ada 14 orang di antaranya berasal dari Kabupaten Jepara, dua orang dari Blora dan dua orang asal Grobogan. “Semuanya dalam keadaan sehat walafiat,” terangnya.

Para jemaah yang dideportasi dari Filipina itu bakal ditampung di gedung Wisma Perdamaian (Wisper) untuk beristirahat sebelum kembali ke daerah masing-masing atau dijemput pihak keluarganya.

Sementara, berdasarkan keterangan petugas security Wisma Perdamaian, para calhaj tersebut terlihat kelelahan saat tiba di Semarang. Termasuk sepasang suami istri (pasutri) asal Kabupaten Blora. Mereka kelelahan setelah menempuh perjalanan darat dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Semarang.

“Ya mas, ini masih ada laki-laki dan perempuan suami istri yang masih di musala wisma. Kelihatannya habis salat sambil menunggu jemputan keluarganya,” kata petugas security yang berjaga di Pos Wisper Semarang, Senin (5/9) siang.

Penjaga tersebut bilang bahwa pasutri jemaah haji asal Blora itu merupakan bagian dari 18 jemaah haji asal Jateng yang tiba di Wisper dengan dua gelombang kedatangan mulai pukul 02.00 WIB dan pukul 04.00 WIB pagi tadi.

Begitu turun dari bus, mereka langsung disambut keluarganya masing-masing. “Memang setelah sampai sini keluarganya pada menjemput terus dibawa pulang langsung,” katanya lagi. (far)