Home > METRO BERITA > Belum Ada Perda, UPTD Metrologi Legal Tidak Bisa Tarik Retribusi

Belum Ada Perda, UPTD Metrologi Legal Tidak Bisa Tarik Retribusi

METROSEMARANG.COM – Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Metrologi Legal di bawah Dinas Perdagangan Kota Semarang ditarget dapat memperoleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp 1,5 hingga Rp 2 miliar per tahun. Tapi pelaksanaan untuk menarik retribusi dalam pelayanan yang diberikannya belum dapat dilakukan.

Kadinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto berdialog dengan pedagang sembako Pasar Waru, Kamis (5/1). Foto: metrosemarang.com/dok

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto mengatakan, penarikan retribusi belum dapat dilakukan karena masih terganjal belum adanya peraturan daerah (perda) sebagai payung hukum.

‘’Metrologi Legal unit baru yang menjadi salah satu sumber PAD Kota Semarang. Pelaksanaannya nanti bisa menarik retribusi sebagai salah satu sumber PAD.
Tetapi saat ini kita masih menunggu Raperda disahkan sebagai payung hukum untuk bisa menarik retribusi,’’ kata Fajar Purwoto, Minggu (8/1).

Kantor UPTD Metrologi Legal ini sebagai pusat pelayanan Tera, Tera Ulang alat Ukur Takar Timbang dan Perlengkapan (UTTP). Kantornya yaitu berada di Jalan Imam Bonjol Nomor 110 Semarang.

Fajar mengatakan, meski saat ini masih menunggu Raperda disahkan sebagai payung hukum untuk retribusi, tapi dia yakin tahun bisa mencapai target tersebut. Mengingat keberadaan Metrologi Legal di Kota Semarang ini satu-satunya di Jawa  Tengah.

‘’Sehingga kabupaten/kota lain di wilayah sekitar Semarang tentu akan melakukan teranya di sini. Nanti kami koordinasi dengan wilayah Kedungsepur untuk melakukan Memorandum of Understanding (MoU). Di sini sarana dan prasarana timbangannya sudah komplirt,’’ katanya. (duh)