Home > METRO BERITA > METRO JATENG > Beraksi Jelang Pagi, Mbah Rubiah Dibunuh Orang Dekat?

Beraksi Jelang Pagi, Mbah Rubiah Dibunuh Orang Dekat?

image
TKP pembunuhan Mbah Rubiah. Foto Metro

UNGARAN- Petugas Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Semarang telah memeriksa sembilan saksi untuk mengungkap kasus pembunuhan di Dusun Gedek, RT 1 RW 7, Desa Genting, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang. Dugaan sementara, pelaku perampokan disertai pembunuhan yang menewaskan Rubiah (80) tersebut beraksi pada Sabtu (9/8/2014) menjelang subuh.

Dalam kasus ini, polisi mengorek keterangan enam anak korban dan tetangga, termasuk petugas ronda. Polisi juga menggunakan anjing pelacak untuk menelusuri jejak pelaku. Namun, hingga kini pelaku maupun motif pembunuhan itu masih kabur.

“Kami sudah memeriksa sembilan saksi, yakni 6 anak korban, kepala desa, petugas ronda dan warga sekitar. Pertanyaannya seputar peristiwa yang mereka ketahui,” ujar Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP Pahala M. Nababan, Minggu (10/8).

Nababan belum dapat memastikan pelakunya apakah orang dekat atau tidak. Sebab belum ada bukti-bukti yang bisa mengarah kesitu. Ada sedikit petunjuk yakni mudahnya pelaku masuk ke dalam rumah tesebut, sehingga paling tidak dapat sedikit memberikan gambaran arah pelakunya.

Selain itu, pelaku diduga beraksi di atas pukul 01.00. “Petugas ronda berjaga sampai pukul 01.00 dini hari. Jadi ada kemungkinan pelaku beraksi menjelang subuh,” tutur Susanto.

Rubiah, ditwmukan tewas di kamar rumahnya, Sabtu (9/8) pukul 06.30. Saat ditemukan tubuh korban berada di atas kasur dalam
posisi tangan dan kaki terikat sarung serta mulut dibekap selendang.
Diduga motif pembunuhan petani tersebut perampokan sebab perhiasan seberat 30 gram berupa kalung, gelang dan cincin hilang. (MS-14)