Home > METRO BERITA > Berlari dan Berdonasi bagi SD Kanisius Pekunden

Berlari dan Berdonasi bagi SD Kanisius Pekunden

METROSEMARANG.COM – Ratusan pelari bersama mengikuti kegiatan charity dengan tema “Lari untuk Mereka” bagi TK-SD Kanisius Pekunden, Minggu (21/5) pagi.

Para pelari charity memulai acara dengan berlari melalui DP Mall Semarang. Foto: metrosemarang.com/adhi permana widodo

Kegiatan yang diinisiasi oleh Yayasan PUKAT dan tim Peduli Pendidikan Keuskupan Agung Semarang ini bertujuan untuk mendukung pengembangan infrastruktur sekolah yang telah berdiri sejak tahun 1930 ini dengan melibatkan masyarakat untuk berpartisipasi dengan aksi lari bersama yang berjarak lintas 10 km dan 3 km.

Salah satu penyelenggara acara, Ratna Tusita, menjelaskan bahwa kegiatan donasi ini dilakukan melalui pengumpulan dana yang berasal dari iuran registrasi peserta. “Ini adalah kegiatan lari charity pertama yang dilakukan di Semarang, jadi sebagai salah satu upaya untuk membantu sekolah namun dengan cara yang berbeda,” ucapnya.

Dalam proses pengumpulan dana sendiri, peserta dapat memberikan donasi tambahan sebagai bentuk rasa simpati dan apresiasi bagi pihak sekolah, terutama para siswa, yang masih berkeinginan untuk bersekolah walaupun dihadapkan pada kondisi fasilitas yang kurang memadai.

“Kami juga mengajak masyarakat untuk dapat terdorong untuk turut berdonasi melalui aksi para peserta yang menyebarluaskan keterlibatan mereka dalam acara ini lewat media sosial,” beber Ratna Tusita.

Para peserta yang hadir pun, terangnya, berasal dari latar belakang yang beragam. “Peserta terdiri atas rohaniwan, pengusaha, orang tua murid, KEKL (ikatan alumni SMA Loyola), dan IKAPIKA (ikatan alumni SMK PIKA), semua hadir dalam acara ini,” tuturnya.

Sementara salah satu peserta acara, Nino, sangat antusias mengikuti kegiatan lari bersama ini. “Meski ini adalah event lari pertama saya dan saya sangat menikmati kegiatan ini,” katanya.

Selain itu, ia juga mendukung sepenuhnya acara ini mengingat fasilitas TK-SD Kanisius Pekunden  yang dirasanya perlu untuk dibenahi. “Setelah melihat dalamnya (sekolah), sudah saatnya diperbaiki untuk menunjang proses belajar siswa, serta mutu pendidikan sekolah yang juga harus dikembangkan lagi,” terangnya. (MG-01)